Begini Nih, Hunian Keluarga yang Lega dan Berlimpah Sinar Matahari

Big Banner
Rumah yang Didesain oleh 31/44 Architects (Rumah123/Dezeen)

Awalnya, rumah ini merupakan tempat tinggal para pekerja di ibukota Belanda, Amsterdam. Rumah ini dibangun pada awal abad ke-20.

Sekarang, rumah ini telah mengalami renovasi total setelah didesain ulang oleh  31/44 Architects dan menjadi tempat tinggal arsitek James Jeffries yang juga salah satu co-founder  31/44 Architects.

Baca juga: Wow, Betapa Cantiknya Lemari Buku Bercat Putih

Biro arsitek ini didirikan oleh Jeffries bersama William Burges dan Stephen Davies. 31/44 Architects berkantor di Amsterdam dan juga London, Inggris.

Rumah ini memiliki tiga lantai. 31/44 Architects mengubah sejumlah tampilan pada rumah ini, salah satunya pada bagian fasad depan dengan memberikan cat abu-abu.

Baca juga: Kamu Tipikal Orang Glamor? Pilih Saja Desain Rumah Klasik

Jendela kaca juga diaplikasikan di bagian depan dan bagian belakang setiap lantai. 31/44 Architects juga memasang skylight dan memberikan void pada lantai dua dan tiga.

Hunian ini pun terlihat lebih terang berkat adanya jendela dan skylight. Tidak diperlukan cahaya lampu pada siang hari.

Baca juga: Kantor Diubah Jadi Apartemen Plus Taman dan Kolam Renang, Wow Keren Banget!

Pada lantai satu, 31/44 Architects membuat pembedaan fungsi ruangan dengan memainkan perbedaan ketinggian. Dapur dibuat lebih tinggi dibandingkan dengan ruang duduk.

Lantaran tidak ada sekat pada lantai satu, hunian ini pun terlihat lebih lapang dan lega. Hal ini sengaja dilakukan karena lebar rumah memang terbatas.

Baca juga: Hmm, Ini Dia Tips Jadikan Loteng Sebagai Ruang Kerja

Dua kamar tidur dan satu kamar mandi ditempatkan pada lantai dua. Kamar mandi berada di antara dua kamar tidur.

Sementara pada lantai paling atas, ada ruang tidur dan juga ruang duduk.  Lantai paling atas sendiri berbentuk loteng.

Baca juga: Desain Interior Monokrom Membosankan? Siapa Bilang!

Sejumlah bagian lama dari rumah dipertahankan, sebagian lagi dihilangkan. Bagian yang dipertahankan adalah cerobong asap. Namun, ada penambahan beton ekspos pada bagian bawah cerobong asap yaitu perapian.

“Bagian ini dibuat dari beton ekspos, perapian menunjukkan bagian dari baja yang tetap dipertahankan, bagian dari peninggalan era industri,” ujar tim arsitek  31/44 Architects seperti dikutip oleh Dezeen.

Baca juga: Tiga Ruangan Menjadi Satu? Kenapa Ga Bisa?

Semakin banyak bangunan tua yang bisa dialihfungsikan atau dibuat lebih kekinian tanpa perlu merobohkannya.

Hmm, bagaimana nih apakah kamu mendapatkan inspirasi desain interior dari rumah ini? Mungkin kamu tertarik mengubah tampilan hunian kamu?

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me