BTN Siapkan Rp150 Miliar Untuk KPR Pekerja Informal

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Penyaluran KPR Mikro untuk pekerja informal sudah  diujicoba di Semarang akhir bulan Februari lalu. Penyalurnya BTN karena bank spesialis perumahan inilah yang berinisiatif mengeluarkan produk ini agar para pekerja informal dapat mengakses pembiayaan bank.

counter btn

“Produk ini membuka peluang lebih luas kepada masyarakat untuk memperoleh akses pembiayaan perumahan dari perbankan. Tahun ini pada tahap awal target kami bisa menyalurkann KPR Mikro sebesar Rp150 miliar yang diprioritaskan untuk pedagang kecil,” ujar Direktur Utama Bank BTN, Maryono di Jakarta, Rabu (1/3).

KPR Mikro dapat dimanfaatkan pekerja informal yang punya penghasilan Rp1,8 -2,8 juta/bulan. Segmen ini jumlahnya cukup besar sekitar 6,5 juta orang. Mereka membutuhkan pembiayaan KPR tapi selama ini justru tidak termasuk dalam kategori penerima program KPR bersubsidi dari pemerintah.

Bunga KPR Mikro BTN 7,99 persen per tahun yang berlaku tetap (fixed) selama jangka waktu kredit maksimal 10 tahun. Skema angsurannya dirancang ringan bisa harian, mingguan, dan bulanan. Uang mukanya juga ringan 1 persen, untuk kredit renovasi DP-nya 10 persen dengan plafon maksimal Rp75 juta.

Untuk mendapatkan fasilitas kredit ini nasabah harus menjadi anggota komunitas atau koperasi dan telah menjalankan usahanya minimal selama 1 tahun. Selain itu  harus ada rekomendasi dari komunitas atau koperasi yang memayunginya. Nasabah juga harus menabung terlebih dahulu di Tabungan Cermat BTN dengan setoran awal Rp10 ribu dan bebas biaya selain harus mengendapkan dananya sebesar 3 kali besaran cicilan bulanan.

“Dengan KPR Mikro harapannya kesejahteraan pekerja informal dari kalangan MBR bisa meningkat karena bisa memiliki aset properti. Ini juga seiring dengan program inklusi keuangan untuk memperbanyak masyarakat dari berbagai kalangan memiliki akses dengan produk  perbankan,” imbuh Maryono.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me