Ini Alasan Pengembang Pasarkan Hunian Kelas Menengah

Big Banner
Ilustrasi Foto: iStock Photo

Banyak pengembang membangun hunian landed maupun vertikal dengan harga menyasar segmen menengah ke bawah dan menengah.

Menurut Asistent Vice President Strategic Marketing Agung Podomoro Land, Agung Wirajaya, gencarnya pengembang membangun properti diikuti bertambahnya jumlah segmen kelas menengah.

Baca juga: Pasar Menengah-Bawah Masih Jadi Andalan Pertumbuhan Properti Loh…

“Mereka dicirikan rata-rata mempunyai pendidikan yang baik, juga mempunyai penghasilan yang stabil. Jika mereka membentuk ikatan rumah tangga, terus keduanya memiliki pendapatan stabil,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Dari ciri-ciri tersebut, pengembang paling mengincar segmen kelas menengah. “Mereka (kelas menengah) inilah pasar paling potensial investasi properti,” ucapnya.

Tak heran jika pengembang saat ini membangun dan memasarkan properti kisaran Rp200-600 jutaan. Agung menambahkan, turunnya suku bunga juga meningkatkan jumlah kelas menengah, baik di perkotaan maupun pedesaan dan meningkatkan kebutuhan properti.

Baca juga: Ini Alasan Agung Podomoro Land Bangun Smart Home Buat Generasi Y

Atas dasar tersebut, APLN menawarkan tiga menara Podomoro Golf View (PGV) yang dibangun pada lahan seluas 60 hektar. PGV berlokasi di Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Ada 2 ribu unit yang disediakan dan dipasarkan mulai Rp198 juta. Podomoro Golf View memiliki pemandangan lingkungan yang hijau dikeliling tiga lapangan golf. (ed: dod)

 

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me