Jakarta Timur Potensial Untuk Investasi Properti

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Dibanding kawasan lain di Jakarta, wilayah Jakarta Timur tergolong paling tertinggal perkembangan. Ketertinggalan itu disebabkan  minimnya fasilitas pendukung dan pembangunan infrastruktur.  Tapi kondisi ini justru memberi peluang untuk berinvestasi di properti karena harganya lebih kompetitif dan capital gain-nya menjanjikan. Beberapa tahun terakhir harga tanahnya naik cukup tinggi dipicu pembangunan proyek-proyek infrastruktur dan akses yang semakin bagus di kawasan.

Ilustrasi

Ilustrasi

“Dalam 3 tahun terakhir pertumbuhan harga tanah di Jakarta Timur paling tinggi 5,5 persen/tahun . Di belakangnya Jakarta Selatan 4,6 persen, Jakarta Pusat 4,19 persen, Jakarta Barat 4,1 persen, dan Jakarta Utara 2,8 persen,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda, pada acara paparan Jakarta Property Market Prospectus 2017 di Jakarta, Kamis (2/3).

Ia optimis dengan pembangunan infrastruktur yang semakin masif khususnya di Jakarta Timur hingga Bekasi potensi kenaikan harganya semakin besar. Harga tanah di Jakarta Timur saat ini rata-rata Rp7,9 juta/m2. Sementara di Jakarta Barat Rp12,3 juta/m2, Jakarta Utara Rp17,2 juta/m2, Jakarta Selatan Rp17,9 juta/m2, dan Jakarta Pusat Rp18,7 juta/m2. Bahkan sejumlah property yang dikembangkan di Bekasi Barat harganya sama, beberapa di antaranya justru lebih tinggi. Ini disebabkan kawasan Bekasi Barat lebih mudah diakses melalui jalan tol.

“Sekarang dengan pengembangan infrastruktur yang sangat masif  kawasan Jakarta Timur lebih potensial. Sejumlah developer yang sedang bersiap meluncurkan produk baru terutama di dekat jalur transportasi yang sedang dibangun, seperti MRT, LRT, dan tol Becakayu, imbuhnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me