Tahun Ini, 476 Rumah Khusus Dibangun di Papua Barat

Big Banner

JAKARTA, KompasPropertiKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan Rp 114,7 miliar untuk membangun 476 unit rumah.

Dalam pembangunan ini, tenaga kerja yang terserap dan penerima manfaatnya sebanyak 1.904 orang.

“Kita bangun rumah khusus tipe 36 untuk nelayan dan juga tenaga-tenaga medis, tentara, polisi, dan pemuka-pemuka agama,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat Diskusi Media “Visi Indonesia Sentris Pemerataan di Papua”, di Jakarta, Minggu (5/3/2017).

Untuk tenaga medis, Basuki mengatakan, Kementerian PUPR telah membicarakannya dengan Kementerian Kesehatan.

Menteri Kesehatan berencana mengirimkan sejumlah tenaga dokter ke seluruh pelosok nusantara, termasuk Papua Barat.

“Untuk menampung tenaga-tenaga medis, kami sediakan seperti ini. Memang dikhususkan bagi pelayan-pelayan masyarakat tadi, seperti bidan dan polisi,” kata Basuki.

Selain rumah khusus, program pemerintah di bidang perumahan adalah pembangunan rumah swadaya dan rumah susun.

Untuk rumah swadaya, pemerintah menyiapkan dana Rp 81,26 miliar. Biaya ini adalah untuk membangun 3.500 unit dengan 14.070 tenaga kerja.

Rumah swadaya dibangun atas prakarsa dan upaya masyarakat baik secara sendiri maupun berkelompok.

Ini dapat memperoleh bantuan atau kemudahan baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Adapun untuk rumah susun, pemerintah menyiapkan dana Rp 62,8 miliar untuk pembangunan 4 menara.

Rusun ini akan dibangun di Kabupatan Sorong 1 menara, Kabupaten Tambraw 1 menara, dan Kota Manokwari 2 menara.

Diperkirakan, rusun ini menyerap 600 tenaga kerja dengan 672 penerima manfaat.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me