2017, Kemenhub Siapkan Investasi Rp 4 Triliun di Papua

Big Banner

JAKARTA, KompasProperti – Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan, infrastruktur transportasi udara akan lebih dikembangkan di Indonesia bagian timur, khususnya Papua. 

Saat ini, di Papua ada sekitar 500-600 bandar udara (bandara). Hampir seluruh kabupaten dapat dicapai dengan angkutan udara.

“Kalau tadi jumlah dari investasi kami ada lebih dari Rp 4 triliun. 10 persen anggaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ada di Papua,” ujar Budi saat Diskusi Media “Visi Indonesia Sentris Pemerataan di Papua”, di Jakarta, Minggu (5/3/2017).

Budi menuturkan, dalam investasi tersebut, pemerintah akan membangun 8 bandara baru, dua di antaranya di Asmat dan Ilaga.

Menurut Budi, untuk meningkatkan konektivitas, ia harus memastikan lalu lintas udara dapat dilakukan dengan baik.

Selain infrastruktur transportasi udara, Kemenhub juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur transportasi laut.

Baca: Membumikan Harapan Lewat Trans Papua Sisi Selatan

Budi mengakui, untuk transportasi laut, pemerintah belum dapat memberikan upaya maksimal.

“Setelah tol laut, kami lakukan juga angkutan sungai. Dari Merauke, Timika, masuk ke dalam 500 kilometer agar memastikan barang-barang itu bisa murah,” sebut Budi.

Selama ini distribusi barang tidak dapat berjalan dengan baik karena jarak yang jauh dari satu tempat ke tempat lain.

Untuk itu, Kemenhub tengah mengupayakan integrasi antara tol laut dan tol udara.

Tol udara dapat mengangkut barang-barang seperti dari Timika, Dekai, Wamena ke ujung-ujung kecamatan.

–– ADVERTISEMENT ––

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me