Wow, 10 Desain Rak Buku Paling Keren untuk Pencinta Buku (Bagian 1)

Big Banner
Home Cafe yang Didesain oleh Penda di Tiongkok (Rumah123/Dezeen)

Pada 2 Maret 2017 lalu, masyarakat Inggris merayakan World Book Day alias Hari Buku. Biasanya, mereka merayakan Hari Buku pada hari Kamis pertama pada bulan Maret.

Sementara World Book Day versi dunia alias International Day of the Book atau World Book Days biasanya dirayakan pada 23 April.

Baca juga: Mau Punya Ruang Baca? Manfaatkan Saja Sudut Rumah

Hari Buku sendiri dirayakan pertama kali pada 23 April 1995. Awalnya, seorang penulis asal Spanyol, Vicente Clavel Andres ingin menghormati penulis Miguel de Cervantes yang meninggal pada 23 April 1616. Cervantes adalah salah satu penulis besar Spanyol.

Selain Cervantes, ada sederetan penulis besar yang meninggal pada tanggal yang sama yaitu sastrawan Inggris, William Shakespeare dan penulis Spanyol, Inca Garcilaso de la Vega. Uniknya, ketiga penulis besar ini meninggal pada hari yang sama, 23 April 1616!

Baca juga: Wow, Betapa Cantiknya Lemari Buku Bercat Putih

Sejak itu, perayaan Hari Buku selalu dilakukan oleh Badan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang membawahi pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan, UNESCO.

Untuk memperingati Hari Buku ala Inggris, Dezeen mengulas 10 desain rak buku yang cocok untuk para pencinta buku. Dezeen adalah majalah arsitektur, desain, dan interior yang terbit di London, Inggris sejak 2006.

Baca juga: Kantor Diubah Jadi Apartemen Plus Taman dan Kolam Renang, Wow Keren Banget!

Sepuluh desain rak buku ini memang keren. Rak buku dirancang oleh arsitek atau desain interior dari berbagai negara di dunia.

Hmm, keren-keren lho, bisa jadi setelah melihat semuanya, kamu yang suka mengoleksi buku akan membuat rak atau lemari buku yang tidak kalah keren!

Baca juga: Hmm, Ini Dia Tips Jadikan Loteng Sebagai Ruang Kerja

Pertama, Home Cafe di Tiongkok. Lemari buku ini dirancang oleh biro arsitek Penda. Penda mendesain sederetan kotak kayu yang ditopang oleh struktur baja.

Semua ini menjadi partisi sebuah cafe di Beijing, Tiongkok. Kotak kayu ini didesain untuk menyimpan buku dan juga menaruh tanaman.

Baca juga: Desain Interior Monokrom Membosankan? Siapa Bilang!

Penda adalah biro arsitek yang didirikan oleh Chris Precht dan Dayong Sun. Perusahaan ini memiliki kantor di Beijing dan juga Vienna, Austria.

Rak Buku yang Didesain oleh Studio Farris Architects (Rumah123/Dezeen)

Kedua, rumah bekas lumbung di Belgia.  Biro arsitek Studio Farris Architects mendesain lemari buku plus ruang kerja. Struktur ini mirip permainan Jenga, permainan yang diciptakan oleh Leslie Scott. Permainan ini menyusun 54 balok menjadi sebuah menara.

Baca juga: Tiga Ruangan Menjadi Satu? Kenapa Ga Bisa?

Studio Farris Architects mengubah sebuah lumbung menjadi rumah tinggal. Biro arsitek ini membuat tangga yang terintegrasi dengan ruang kerja. Ada rak buku untuk menaruh buku-buku milik sang pemilik rumah.

Studio Farris Architects adalah biro arsitek yang didirikan oleh arsitek asal Italia, Giuseppe Farris. Biro arsitek ini berkantor pusat di Antwerp, Belgia.

Baca juga: Begini Nih, Hunian Keluarga yang Lega dan Berlimpah Sinar Matahari

Hmm, keren ya rak buku yang menyatu dengan ruang kerja. Kamu mau bikin juga nggak? Tetapi ingat ya, kalau desain ini memerlukan ruang yang berukuran tinggi.

By the way, baru dua desain yang dibahas. Masih ada delapan desain lemari buku yang akan diulas dalam beberapa artikel berikutnya.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me