LRT Dongkrak Penjualan Podomoro Golf View

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Proyek-proyek properti dekat transportasi massal dapat tuah positif. Konsumen banyak yang mencari hunian dekat stasiun agar bisa menumpang kereta ke tempat kerja. Di tengah problem kemacetan Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) yang belum terpecahkan bertempat tinggal dekat stasiun menjadi solusi paling tepat. Faktor ini pula yang mendorong Podomoro Golf View, Cimanggis, Bogor, penjualannya loncer.

Podomoro Golf View

Podomoro Golf View

Proyek superblok seluas 60 ha yang dikembangkan PT Graha Tunas Selaras (Agung Podomoro Land/APL) itu sudah terjual 85 persen di tiga tower apartemen pertama (4.000 unit) yang dipasarkan. Kini pengembangnya membuka pemasaran tower 4 & 5 sebanyak 2.000 unit.

Podomoro Golf View (PGV) lokasinya nempel dengan bakal Stasiun LRT (light rail transit) Cimanggis. Karena itu pengembangnya akan membuat akses khusus menuju stasiun. Proyek kereta ringan  koridor selatan (Jakarta – Bogor) pada tahap I (Cawang – Cibubur) rencananya akan  beroperasi Maret 2019. Setelah itu akan disusul pembangunan tahap II rute Cibubur – Kota Bogor.  Stasiun LRT Cimanggis berada di pembangunan tahap II.

“Proyek ini akan mendapat fasilitas kereta komuter seperti di Jepang dan Hongkong yang dikenal berhasil menerapkan konsep hunian terintegrasi transportasi. Di sana apartemen dekat stasiun lebih mahal dibandingkan yang jauh.  Di Podomoro Golf View kita akan menerapkan seperti di Jepang dan Hongkong,” ujar Agung Wirajaya, AVP Strategic Marketing Residensal APL di Jakarta, Senin (6/3).

Selain itu lokasi PGV  juga sangat dekat dengan exit tol Cimanggis-Cikeas. Karena itu penghuni punya alternatif menggunaan kendaraan pribadi melalui jalan tol atau menggunakan kereta.  Menggunakan kereta ke pusat kota Jakarta membutuhkan waktu sekitar 25 menit. Di proyek ini APL rencananya akan mengembangkan 25 tower sebanyak 37 ribu unit. Tiga tower pertama yang dipasarkan saat ii sedang dibangun. Hunian yang ditawarkan terdiri tipe studio dan 2-3 kamar mulai seharga Rp198 juta.

Seperti unit hunian penjualan unit komersial juga makin laris. Sejak dipasarkan akhir 2016 peminatnya terus meningkat. Sekitar  200 perngusaha usaha kecil menengah (UKM) dari Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) sudah memesan tempat untuk dibuat usaha kuliner.

housing-estate.com