Properti di Jakarta Masih Menjanjikan

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Harga properti di wilayah Jakarta secara umum lebih tinggi dibanding kawasan sekitarnya. Karena itu pasar property bergeser ke kawasan sekitar Jakarta, yaitu Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi). Kendati demikian properti di Ibukota tetap menarik untuk alternatif investasi karena pertumbuhan harganya masih menjanjikan.

Metland Menteng

“Jakarta  masih menjadi barometer khususnya sektor properti. Harga rumah di wilayah Jakarta yang kurang populer tren peningkatan harganya lebih pasti dibandingkan properti di kota kota-kota baru seperti di Serpong, Bekasi, dan wilayah lainnya,” ujar Direktur  Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda, kepada housing-estate.com di Jakarta, Selasa (7/3).

Ali menyebutkan setiap hari ada 940 ribu perjalanan menuju Jakarta. Sebagian besar datang dari kawasan suburban, paling banyak dari  koridor jalan tol Jagorawi dan Cikampek sebesar 64 persen. Mereka menjadi pasar potensial hunian di Jakarta khususnya apartemen menengah yang dalam kondisi pasar tertekan tetap tumbuh bagus.

Ali  mengakui di beberapa kawasan yang harganya sudah tinggi terjadi koreksi harga. Misalnya Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 2012-2013 nilai propertinya naik tinggi. Saat itu banyak konsumen membeli karena emosional. Kondisi seperti itu tidak terjadi lagi dan itu positif karena  nilainya sesuai dengan kondisi pasar.

“Banyak wilayah di luar Jakarta harga propertinya lebih tinggi dari Jakarta. Di Serpong harganya lebih tinggi dari Daan Mogot, Jakarta Barat, dan di Bekasi lebih tinggi dari Cakung (Jakarta Timur). Tapi harga rendah itu  (potensi) kenaikannya justru lebih besar dibandingkan properti yang harganya sudah terlanjur tinggi,” imbuhnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me