Jasa Marga Bakal Divestasi Jalan Lingkar Barat Tahun Ini

Big Banner

JAKARTA, KompasPropertiPT Jasa Marga (Persero) Tbk berencana melakukan divestasi dan sekuritisasi aset tol yang dimilikinya sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebelumnya Jokowi menegaskan, Jasa Marga selaku BUMN hanya bertugas untuk membangun infrastruktur dan memberikan pengelolaannya ke swasta.

Tujuannya adalah agar aliran uang Jasa Marga bisa diputar kembali untuk membangun jalan tol yang baru.

Selain itu, sekuritisasi aset ini bisa dijadikan upaya pemerintah untuk membuat investor swasta berpartisipasi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur.

Kendati demikian, Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani menyatakan, pihaknya harus benar-benar efektif dalam divestasi aset-aset minoritas yang akan mereka lepas.

“Untuk tahun ini divestasi kami lakukan pada Jalan Lingkar Barat (JLB) atau W1 dan sementara aset-aset mayoritas kami yang terlalu besar akan kami optimalkan yakni pada Trans Marga Jateng yang membangun Ruas Semarang-Solo,” jelas Desi selepas membuka secara resmi Lomba Pelayanan Lalu Lintas 2017, di Bumi Perkemahan Cibubur, Rabu (8/3/2017).

Hingga saat ini, lanjut Desi, untuk Trans Marga Jateng tengah dalam tahap valuasi, permintaan penawaran, dan lainnya yang dia harapkan bisa tuntas pada semester I-2017.

Sedangkan untuk JLB, Desi mengatakan masih menunggu hasil audit sejak Desember 2016 yang sampai saat ini belum Jasa Marga terima.

“Setelah masa audit itu ada waktu enam bulan dan jadinya paling lambat Juni seharusnya sudah ada kepastian tentang JLB ini,” imbuhnya.

Sepanjang tahun 2016, operator tol dengan kode emiten JSMR itu telah menambah hak konsesi sepanjang 288,3 kilometer dengan total nilai investasi Rp 48,33 triliun.

Penambahan ini menjadikan total hak konsesi Jasa Marga mencapai 1.261 kilometer.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me