Jasa Marga Buka Peluang Kerja Sama dengan Asing

Big Banner

JAKARTA, KompasPropertiPT Jasa Marga (Persero) Tbk tidak menutup kemungkinan bekerja sama dengan pihak luar Indonesia dalam hal pembangunan maupun operasi jalan tol.

Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani menyampaikan hal itu ketika ditanya perihal kemungkinan investasi jalan tol dari Arab Saudi terkait kunjungan Raja Salman ke Indonesia.

“Sejauh ini belum ada, kami tunggulah itu. Selama kunjungan ini koordinasi dengan kami hanya tentang jalur-jalur yang dilewati Raja Salman. Tetapi untuk bisnis kami masih tunggu informasimya,” jelas Desi selepas membuka secara resmi Lomba Pelayanan Lalu Lintas 2017, di Bumi Perkemahan Cibubur, Rabu (8/3/2017).

Namun demikian, operator tol dengan kode emiten JSMR tersebut diakui Desi telah melakukan kerja sama dengan investor asing yakni tepatnya Malaysia melalui konsesi Tol Kunciran-Serpong.

Tol Kunciran-Serpong dibangun Jasa Marga melalui anak usahanya yakni PT Marga Trans Nusantara.

Nilai investasi tol sepanjang 11,19 kilometer ini Rp 2,6 triliun. Pembangunannya terbagi dalam dua seksi.

Di luar investasi tersebut biaya tanahnya sebesar Rp 989 miliar dan konstruksi Rp 760 miliar. Saat ini, proses penyerapan dana pembebasan lahan baru mencapai 29,39 persen.

Dengan target operasi pada 2019, tol ini juga tengah menunggu kesiapan lahan untuk konstruksinya.

Selain itu, keterlibatan pihak luar juga tak hanya terjadi pada konsesi atau pembangunan jalan tol, melainkan juga pada komposisi pemegang saham yang diakui Desi lebih banyak dipegang orang asing.

“Saham Jasa Marga juga lebih banyak dipegang orang asing. Dari 30 persen publik itu lebih banyak orang asing pegang ketimbang lokal. Kerja sama itu sendiri selalu terbuka apalagi Jasa Marga kan perusahaan publik,” tutup Desi.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me