REI Jajaki Kerja Sama dengan Pengembang Arab Saudi

Big Banner

JAKARTA, KompasProperti – Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi telah menyepakati beberapa komitmen kerja sama, termasuk di sektor infrastruktur, air minum dan perumahan.

Sejumlah pengembang Arab Saudi juga menyatakan keseriusannya untuk berinvestasi di beberapa proyek properti di Indonesia.

Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata mengungkapkan hal tersebut melalui keterangan tertulis yang diterima KompasProperti, Selasa (7/3/2017).

“REI menyampaikan potensi pasar properti terutama kebutuhan perumahan di Indonesia yang tinggi. Kami juga menawarkan proyek potensial milik anggota REI,” ujar pria yang kerap dipanggil Eman tersebut.

Menurut dia, minat yang besar dari perusahaan properti asal Arab Saudi untuk berinvestasi di Indonesia juga disampaikan perwakilan delegasi negara tersebut. 

Delegasi Arab Saudi antusias mempertanyakan prospek pasar, regulasi dan ketentuan hukum kepemilikan properti bagi orang asing di Indonesia.

Eman menjelaskan, ada banyak peluang investasi  properti yang bisa dikembangkan di Indonesia.

Tidak hanya didukung populasi penduduk yang sudah mencapai 260 juta jiwa, namun posisi Indonesia sekarang ini sebagai emerging market country  dijadikan sasaran investasi asing.

Beberapa proyek properti yang dipaparkan di depan delegasi pengusaha properti Arab Saudi antara lain The Anai Golf & Resort di Sumatera Barat yang dikembangkan oleh PT Andalas Anai Permai International, sejumlah proyek properti milik PT WIKA Realty dan juga proyek-proyek dari PT Perdana Gapuraprima Tbk.

Perumahan Rakyat

Selain proyek properti potensial, Eman juga mempromosikan Program Sejuta Rumah (PSR) yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut dia, PSR sangat penting demi merumahkan masyarakat karena ada 11 juta lebih rakyat Indonesia yang belum memiliki rumah, dan 7,6 juta jiwa diantaranya belum menempati rumah yang layak huni.

“Saya juga mengajak pengusaha Arab Saudi untuk berinvestasi di sektor low cost housing guna mendukung PSR yang sedang giat dilakukan pemerintah,” kata Eman.

Sebelumnya, dalam pertemuan bilateral di Istana Presiden di Bogor, pemerintah Indonesia telah sepakat untuk menerima kucuran dana 1 miliar dollar AS atau setara Rp 13 triliun dari Saudi Fund Development guna pembangunan proyek infrastruktur, air minum, dan perumahan.  

Minat yang besar dari pengembang Arab Saudi salah satunya diungkapkan Nabil Y Kurashi, Chairman PT Kuzu Internasional. Dia menyatakan ketertarikan pihaknya untuk berinvestasi di Indonesia.

Meski demikian, dia mengharapkan regulasi yang lebih jelas dan konkrit terutama menyangkut aturan kepemilikan properti bagi orang asing di Indonesia.

“Tadi kami mendengarkan penjelasan dan melihat langsung presentasi dari pengembang Indonesia mengenai besarnya potensi pasar di sini, tidak hanya di sektor perumahan, namun juga properti pariwisata seperti hotel dan resort,” kata Nabil.

Dia juga berjanji akan mempromosikan berbagai investasi properti yang ditawarkan REI kepada pengembang lain di Arab Saudi.

 

properti.kompas.com