Ada Potensi Pengembangan Properti di Daerah

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Jakarta dan kawasan sekitarnya (Jabodetabek) merupakan pasar terbesar industri properti. Kontribusi kawasan ini sekitar 70 persen dari permintaan properti nasional. Para pengembang mengeroyok kawasan ini dengan mengembangkan beragam jenis properti, misalnya rumah, apartemen, dan ruko. Demikian juga properti komersial dan lifestyle seperti mal, hotel, kondotel, dll.  Selain enduser pembelinya banyak dari kalangan investor. Karena itu di saat perekonomian melemahnya seperti yang terjadi beberapa tahun belakangan permintaan properti terjun bebas.

Mari Elka Pangestu

Pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini sekitar 5 persen. Angka tersebut dinilai belum terlalu kuat untuk mendorong bergairahnya pasar properti.  Bila kondisinya ingin segera membaik pertumbuhannya harus lebih tinggi.  Mari E. Pangestu, pengajar FE Universitas Indonesia (UI) yang pernah memegang dua portofolio kabinet di era pemerintahan SBY, mengatakan, dalam kondisi seperti ini pengembang perlu melirik potensi daerah. Sebab, di beberapa daerah pertumbuhan ekonominya lebih tinggi dari pertumbuhan nasional.

“Pertumbuhan ekonomi yang cukup bagus di daerah tertentu itu kesempatan untuk masuknya properti. Misalnya di Sulawesi Utara pariwisata lagi booming dan sudah ada direct flight, ini kesempatan dan harus diperhitungkan oleh pengembang,” ujarnya pada sebuah acara yang diselenggarakan pengembang di Jakarta, Selasa (7/3).

Beberapa kepala daerah juga aktif dan berhasil meningkatkan perekonomian wilayahnya. Pengembang perlu memperhatikan wilayah seperti ini karena potensinya bagus dan daya belinya semakin kuat. Ia memberikan contoh, saat dirinya menjabat Menteri Pariwisata kota-kota lapis ketiga hampir pasti tidak memiliki hotel. Dalam perkembangannya kekuatan ekonomi mereka meningkat karena menghasilkan produk-produk lokal yang disukai konsumen. Perkembangan tersebut diikuti tumbuhnya hotel, tempat bsinis, dan mal.

“Ketimpangan perekonomian kita masih sangat besar karena 78 persen perekonomian terpusat di Jawa-Sumatera. Ini tantangan, kalau pemerintah berhasil dengan proyek infrastrukturnya hal ini potensi bagi sektor properti,” imbuhnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me