Wah, Museum Seni Afrika Selatan Ini Berbentuk Rangkaian Vertikal Pipa Beton

Big Banner
Zeitz Museum of Contemporary Art Africa (Rumah123/Dezeen)

Museum ini memiliki nama resmi Zeitz Museum of Contemporary Art Africa atau juga dikenal dengan nama Zeitz MOCAA.

Museum ini diperkirakan akan selesai pada 2017 ini. Bangunan ini berada di Cape Town, Afrika Selatan. Museum ini juga akan membentuk bagian dari kompleks V&A Waterfront.

Baca juga: Google Rilis Desain Terkini Kantor Baru, Wow Keren Banget!

Desain museum ini memang tidak biasa dengan adanya 42 tabung atau pipa beton yang dirancang secara vertikal. Tinggi tabung ini mencapai 33 meter dengan diameter sekitar 5,5 meter.

Zeitz MOCAA akan memiliki ruang pameran koleksi seluas 9.500 meter persegi yang berada di sembilan lantasi. Ada ruang eksebisi seluas 6.000 meter persegi.

Baca juga: Desain Arsitektur Indah dan Puitis Antarkan RCR Arquitectes Raih Pritzker Prize 2017

Museum ini akan terdiri dari tidak kurang dari 80 galeri pameran, 18 ruang belajar, taman atap dengan patung, ruang penyimpanan, dan masih banyak fasilitas lainnya seperti ruang perawatan benda seni, cafe, restoran, dan juga toko buku.

Museum ini juga akan memamerkan sederetan koleksi seni milik konglomerat asal Jerman, Jochen Zeitz. Dia pernah menjadi chief executive officer (CEO) Puma dan juga dewan direksi Harley Davidson.

Baca juga: BIG dan Heatherwick Studio Juga Berkolaborasi Desain Kantor Google di Inggris

Zeitz MOCAA didesain oleh biro arsitek asal Inggris, Heatherwick Studio yang didirikan oleh Thomas Heaterwick pada 1994.

Heatherwick Studio sudah dikenal merancang banyak bangunan yang menjadi ikon yang tersebar di Inggris, Hong Kong, dan Amerika Serikat.

Baca juga: Apa Sih Penghargaan Bergengsi Arsitektur Pritzker Prize?

Heatherwick Studio bekerja sama dengan tiga biro arsitek lokal asal Afrika Selatan yaitu Van Der Merwe Miszewski (VDMMA), Rick Brown Associates (RBA), dan arsitek Jacobs Parker.

Tantangan Heatherwick Architects memang tidak mudah lantaran harus bisa mempertahankan  bagian gedung yang awalnya merupakan bangunan paling tinggi di Cape Town.

Baca juga: Kapasitas Stadion Lama Minim, Oakland Raiders Bangun Stadion Futuristik

Proyek ini memang menginginkan adanya kesinambungan antara bangunan lama dengan bangunan baru serta sejarah kota plus budaya Afrika Selatan.

Proyek ini akan menghabiskan dana pembangunan mencapai 500 juta Rand Afrika Selatan (Rp 490 miliar).

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me