Fasilitas Super Mewah di Bandara

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Jika Anda termasuk golongan individu super kaya, bepergian ke banyak tempat dengan pesawat menjadi hal biasa. Kelas eksekutif pastinya yang dipakai, atau bahkan menyewa pesawat sendiri, guna mendapat layanan lebih. Kursi dan layanan di pesawat bisa dipilih, tapi sayangnya tidak semua bandara memiliki ruang khusus untuk mereka yang masuk golongan ini. Semua bandara memang sudah punya VIP lounge, tapi kerap masih bercampur dengan penumpang dari kelas non eksekutif. Untuk itu Bandara Frankfurt, Jerman, membuat ruang tunggu yang lebih eksklusif.

r

Ruang Tunggu

Ruang khusus ini berukuran sekitar tiga kali lapangan basket atau 1.300 m2. Didesain khusus menjadi bak sebuah oasis tenang, lantainya dilapis karpet tebal dilengkapi dengan sofa dan aneka gaya tempat duduk yang nyaman dan dibuat khusus. Dindingnya yang sebagian dilapis kayu, berhias lukisan Warhol, Christo, lukisan tinta dari abad 19 yang didatangkan khusus dari Jepang, dan semua asli, bukan reproduksi.  Caviar, coklat aneka jenis, cognac dan single-malt scotch, juga ruang merokok yang menyediakan cerutu dari merek-merek ternama, macam Robusto, Torro dan Churchill, dapat dinikmati sesukanya.

Di dalam ruang mewah ini tersedia delapan kamar yang dilengkapi dengan daybed dan kamar mandi pribadi. Didesain berkapasitas untuk dua orang. Jika mau yang lebih besar, ada yang berukuran 56 m2 dan disebut royal suites. Bisa untuk tiga orang, kamar terbesar ini juga dilengkapi dengan tempat tidur dan kamar mandi berlapis marmer dengan bath tub.

Guna menjaga eksklusivitas dan terutama privasi yang tinggi, maksimal pengguna ruang super vip ini hanya 15 orang di waktu yang sama. Semua tamu akan dilayani staf khusus yang hanya berjumlah 30 orang. Layanannya termasuk untuk mengurus segala hal terkait dengan pabean dan imigrasi. Dari dan ke pesawat pun tidak perlu khawatir kelelahan, sebab akan diantar/jemput secara khusus dengan mobil Porsche atau Bentley.

Untuk menikmati semua layanan itu Anda harus merogoh kocek minimal 770 euro atau sekitar Rp 11 juta. Anda bisa membawa satu orang teman, dan hanya bisa menikmati ruang kamar tersebut selama empat jam. Kalau mau menyewa royal suite, ongkosnya sebesar 1.300 euro atau Rp18,5 juta untuk  periode sama.

“Layanan ini memang eksklusif dan hanya untuk tamu dari golongan makmur yang tidak dalam kelompok besar. Individu golongan ini tumbuh cukup pesat dan tuntutannya sangat tinggi,” kata Anke Giesen, operations chief at Fraport AG, perusahaan pengelola bandara Frankfurt.

Fasilitas baru ini terletak di zona transit B terminal first class, dan sudah dibuka sejak Januari lalu. Sejatinya bandara Frankfurt sudah punya fasilitas ini sejak tahun 2014, tapi dalam ukuran lebih kecil, karena begitu diminati akhirnya dikembangkan lebih besar dengan fasilitas lebih mewah. Untuk itu, Fraport menggelontorkan dana hingga 10 juta euro (Rp 142 miliar) dan fasilitas ini terbuka untuk penumpang semua maskapai. Besarnya dana tersebut untuk membuat ruang berdesain mewah, demi menyesuaikan dengan tuntutan calon penggunanya yang rela mengeluarkan duit tanpa batas.

“Pelancong kini ingin sesuatu yang lebih unik dan memberi pengalaman personal, dan layanan yang diberikan bandara Frankfurt pas dengan tuntutan tersebut,’ ujar Merilee Kern, konsultan perjalanan mewah dari San Diego, AS. Dan untuk bandara, imbuhnya, penyediaan fasilitas tersebut merupakan  investasi untuk menjaga stabilitas pengunjung kelas vip yang menginginkan eksklusivitas.

Selain privasi dan keamanan yang sangat tinggi di dalam fasilitas ini juga tersedia lounge super vip (Grand Conference Lounge) berkapasitas 18 orang, yang bisa digunakan untuk rapat kecil. Biayanya sekitar 30 euro per orang (Rp 426.000).  Jadi kalau ada pengunjung yang tidak memiliki visa atau enggan melalui metal detector gate, sementara harus melakukan pertemuan penting, fasilitas ini bisa dimanfaatkan. Fasilitas ini juga dilengkapi ruang khusus bagi anak-anak berikut  aneka permainan.

Fasilitas hampir serupa sebenarnya ada di beberapa bandara internasional di kota-kota lain. Di Bandara Changi Singapura, misalnya selain dilengkapi kamar mandi pribadi, penyewa suite juga mendapat personal butler. Tarif layanannya sekitar 1.000 dolar Singapura atau Rp 9,4 juta. Bandara Munich (Jerman), Amsterdam (Belanda) dan Heathrow (Inggris) juga menyediakan layanan yang hampir mirip dan biasanya dipakai para selebriti atau tamu VIP. Disebut hampir mirip karena kemewahan yang diberikan jauh di bawah kelas bandara Frankfurt dan tarif pun cukup terjangkau, mulai dari 300 euro (Rp 4,2 juta)

 

Sumber: Bloomberg

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me