Gaji Arsitek dan Insinyur di Seluruh Dunia Alami Kesenjangan Cukup Tinggi

Big Banner
Ilustrasi (Rumah123/iStockphoto)

Perusahaan pemasok piranti lunak building image modelling ClearEdge3D melakukan survei penghasilan per tahun para arsitek, insinyur, dan pekerja kontruksi profesional (AEC) di seluruh dunia.

Survei ini melibatkan 6.500 pekerja di seluruh dunia. Sebanyak 65 persen di antaranya berasal dari Amerika Serikat, 14 persen dari Eropa, dan sisanya 21 persen berasal dari luar dua kawasan ini.

Baca juga: Sederetan Bangunan Berdesain Arsitektur Keren Akan Selesai Pada 2017

“Ada perbedaan besar dalam hal pendapatan di wilayah regional besar pada industri AEC,” tulis laporan survei.

Para pekerja industri AEC di Amerika Serikat dan Kanada mendapatkan pendapatan per tahun lebih besar dari kolega mereka di Eropa.

Baca juga: Kapasitas Stadion Lama Minim, Oakland Raiders Bangun Stadion Futuristik

Sebenarnya, kalau dilihat lagi para arsitek, insinyur, dan pekerja konstruksi di Amerika Utara, Eropa, serta wilayah Asia-Australia-Selandia Baru bisa menikmati pendapatan yang terentang dari yang terendah hingga tertinggi.

Ada yang masuk kategori di bawah US 50.000 dollar (Rp669 juta) per tahun, US 50.000-74.999 dollar (Rp669 juta-Rp1 miliar), dan US 75.000-99.999 dollar (Rp1 miliar – Rp1,3 miliar).

Baca juga: Wah, Museum Seni Afrika Selatan Ini Berbentuk Rangkaian Vertikal Pipa Beton

Atau masuk kategori US 100.000-124.999 dollar (Rp1,3 miliar-Rp1,6 miliar), US 125.000-149.999 dollar (Rp1,6 miliar-Rp2 miliar)

Hingga masuk kategori US 150.000-174.999 dollar (Rp2 miliar-Rp2,3 miliar) dan juga lebih dari US 175.000 dollar (Rp2,3 miliar).

Baca juga: Desain Arsitektur Indah dan Puitis Antarkan RCR Arquitectes Raih Pritzker Prize 2017

Sementara para pekerja di Meksiko, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan masih cukup beruntung karena rata-rata gaji mereka ada yang masuk kategori US 100.000-124.999 dollar (Rp1,3 miliar-Rp1,6 miliar).

Bandingkan kalau rata-rata pekerja di industri yang sama di Eropa Timur, paling tinggi hanya menerima US 75.000-99.999 dollar (Rp1 miliar – Rp1,3 miliar).

Baca juga: Apa Sih Penghargaan Bergengsi Arsitektur Pritzker Prize?

Sementara para arsitek, insinyur, dan pekerja konstruksi di Timur Tengah harus puas dengan pendapatan dalam kategori di bawah US 50.000 dollar (Rp669 juta), US 50.000-74.999 dollar (Rp669 juta-Rp1 miliar), dan US 75.000-99.999 dollar (Rp1 miliar – Rp1,3 miliar).

Yang paling apes adalah pekerja AEC di Afrika yang kebanyakan menerima pendapatan di bawah US 50.000 dollar (Rp669 juta).

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me