Wuih, Betapa Indahnya Desain Arsitektur Museum of Islamic Art

Big Banner
Museum of Islamic Art (Rumah123/Dezeen)

Fotografer arsitektur Yueqi Jazzy Li memotret keindahan dari Museum of Islamic Art yang berada di Doha, Qatar.

Fotografer yang bermikim di New York, Amerika Serikat ini mengabadikan interior dan eksterior museum yang didesain oleh IM Pei.

Baca juga: Berkat Investasi Properti dan Menabung, Generasi Milenial Ini Bisa Jadi Miliarder

Jazzy Li mengambil foto-foto museum ini selama musim panas. Sejumlah foto eksterior dan interior museum pada siang hari dan malam terekam oleh Jazzy Li.

Museum of Islamic Art dibangun di atas pulau buatan yang berada di lepas pantai Teluk Arab, tepatnya di Doha Corniche yang merupakan kawasan elit tepi pantai di Doha.

Baca juga: Yuk, Siapa Mau Ikut Bermain ke Lego House?

Museum ini memiliki tinggi lima lantai dan mempunyai luas secara keseluruhan mencapai 45.000 meter persegi.

Sejumlah fasilitas tersedia di museum ini seperti galeri tetap, galeri temporer, toko suvenir, perpustakaan, cafe, restoran, ruang belajar, dan teater dengan 200 tempat duduk.

Baca juga: Wow, Betapa Megahnya Pusat Kebudayaan King Abdulaziz Center for World Culture!

Museum ini memiliki koleksi berupa manuskrip, kerajinan metal, keramik, perhiasaan, kerajinan kayu, tekstil, dan kerajinan kaca yang didapatkan dari tiga benua terentang dari abad ke-7 hingga abad ke-19.

Museum of Islamic Art menjadi museum dengan koleksi artefak dunia Islam terlengkap dengan koleksi dari Spanyol, Mesir, Iran, Irak, Turki, India, dan sejumlah negara di Asia Tengah.

Baca juga: Kantor Baru Apple: Cincin Raksasa dan Kebun Buah Seluas 12 Hektar!

Museum of Islamic Art (Rumah123/Dezeen)

IM Pei mendesain Museum of Islamic Art ini dengan melakukan riset. Dia bepergian ke sejumlah negara Islam untuk memahami arsitektur Islam dan sejarah Islam.

Padahal saat itu, Pei sudah berusia 91 tahun dan dia sudah lama pensiun dari dunia arsitektur. Pei mendapatkan ide dari sebuah air mancur di Mesjid Ahmad Ibnu Tulun di Kairo, Mesir.

Baca juga: Wow, Inilah Bangunan-bangunan Keren yang Didesain Pemenang Pritzker Prize 2017

Pembangunan Museum of Islamic Art ini dimulai pada 2006 dan pembangunannya selesai pada November 2008.

Museum ini dibuka secara resmi untuk umum oleh Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Tani pada Desember 2008.

Baca juga: Gaji Arsitek dan Insinyur di Seluruh Dunia Alami Kesenjangan Cukup Tinggi

Pei yang mendesain museum ini merupakan arsitek senior. Dia lahir pada 26 April 1917 di Guangzhou, Tiongkok dan kemudian pindah ke Amerika Serikat untuk belajar arsitektur.

Lantas Pei mendirikan biro arsitek IM Pei & Associates pada 1955. Pada 1990, dia memutuskan untuk pensiun.

Baca juga: Wah, Begini Nih Cara RCR Arquitectes Mendesain Arsitektur Sebuah Bangunan

Arsitek yang mendesain sejumlah bangunan keren ini sudah berusia nyaris 100 tahun. Beberapa di antara hasil karyanya adalah mendesain National Gallery of Art East Building di Washington DC, Amerika Serikat dan Bank of China Tower di Hong Kong.

Pei juga pernah mendapatkan sejumlah penghargaan bergengsi di dunia arsitektur seperti Pritzker Prizer 1983 dan Royal Gold Medal 2010.

Baca juga: Punya Pendidikan Lebih Tinggi, Gaji Arsitek Wanita Malah Lebih Rendah dari Arsitek Pria

“Tampil dalam bentuk simetris, orang bisa melihat betapa sempurnanya perpaduan antar tangga, pintu, lampu, atap, dan juga penggunaan kaca pada bangunan ini,” puji Jazzy Li mengenai desain arsitektur Museum of Islamic Art.

Museum of Islamic Art (Rumah123/Dezeen)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me