Ini Bukti Investasi Properti Itu Menguntungkan, Nekat Aja Lagi!

Big Banner
Indiah (47) membayar cash keras pembelian unit Pavilion Apartment Jakarta di Festival Properti Indonesia (FPI) 2017 di Margocity Depok, Sabtu (11/3). Foto: Rumah123/AdeM

Menunda beli properti berarti menunda keuntungan. Jadi, memang harus punya tekad dan nekat sajalah kalau mau beli properti.

Hal tersebut kemungkinan muncul kalau kamu habis berbincang asyik dengan Indiah (47). Meski bukan generasi milenial, ibu beranak satu ini rajin membeli hunian.

Ibu rumah tangga yang punya bisnis busana muslim ini membeli rumah pertamanya di Permata Cimanggis pada 2003 silam. Karena sekarang ia dan keluarga menghuni rumah kedua di Permata Depok, maka rumah pertamanya dia sewakan.

Baca juga: Korbankan Kongkow, Pasangan Milenial Ini pun Bisa Beli Rumah!

“Rumah di Cimanggis itu ada empat kamar semuanya. Dulu pada 2016, saya kontrakan dengan tarif Rp25 juta per tahun,” ucapnya di acara Festival Properti Indonesia (FPI) Margocity Depok, Jawa Barat, Sabtu (11/3).

Pendapatan dari uang kontrakan digunakan Indiah untuk membeli rumah di Permata Depok. Terakhir, dia membeli unit Pavilion Apartment Jakarta di FPI.

Dana dari uang sewa rumah pertama juga bisa digunakan untuk merenovasi rumah yang saat ini dihuninya alias rumah keduanya.

Baca juga: Nekat Beli Apartemen di FPI 2017 Demi Anak Semata Wayang

Rumah di Permata Cimanggis, lanjut Indiah, saat ini harganya sudah mencapai miliaran rupiah. Padahal sewaktu suaminya membeli rumah itu pada 2003 silam, harganya masih Rp189 juta.

Begitu pula dengan Permata Depok. Saat ini Tipe 45 seperti rumah keduanya itu dipasarkan dengan harga Rp1,6 miliar. Akses yang dekat dengan Stasiun Citayam membuat harga properti di sekitaran kawasan itu merangkak naik.

“Properti kan tiap tahun terus naik, sebaiknya jangan berpikir lama-lama kalau ada niat mau beli. Properti tuh bagus untuk investasi jangka panjang,” ujar Indiah menyarankan. (Wit)

 

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me