Desain Vintage Cocok Banget Buat Sosok Kamu yang Unik dan Nyentrik

Big Banner
Foto: Rumah123/iStock

Apa sih desain vintage? Mungkin kamu sering melihat penerapan desain vintage dalam interior rumah saat membaca majalah atau buku.

Desain vintage menerapkan aplikasi furnitur yang boleh dibilang sudah tua, antara 20 tahun hingga 90 tahun. Kalau lebih dari itu, benda ini tidak lagi dianggap vintage, tetapi sudah masuk kategori antik.

Baca juga: GAYA VINTAGE UNTUK INTERIOR RUANGAN MODERN

Seperti apa sih furnitur vintage? Mungkin kamu pernah melihat sederetan perabotan jadul di rumah kakek nenek yang berdesain Art Deco.

Furnitur lama inilah yang tergolong vintage. Kalau masih perabotan yang masih layak pakai, biasanya sih perabotan lama cukup awet, kamu hanya perlu memolesnya ulang.

Baca juga: Suka Vintage? Ini Perangkat Interior dan Furnitur Antik Era 1600-an

Kursi jadul biasanya memiliki rangka dari besi. Poles ulang saja bagian ini. Lantas bagian dudukannya bisa diganti dengan warna yang lebih eye catchy.

Tidak jauh berbeda dengan meja atau coffee table jadul. Mungkin bagiannya sudah mulai tergerus usai. Biarkan saja, munculkan sisi jadulnya agar jadi lebih menarik.

Baca juga: “Vintage” yang Tak Disengaja

Kalau kamu tidak menemukan furnitur jadul ini di rumah kakek-nenek, masih banyak lho produsen yang menjual perabotan jadul seperti ini.

Ada yang memang asli sejak zaman dulu, ada juga yang memang baru tetapi didesain menjadi furnitur bergaya vintage.

Material alam lainnya juga bisa ditambahkan untuk memperkuat kesan vintage, katakanlah kayu, batu bata, atau batu alam. Semuanya bisa diaplikasikan sebagai pelapis dinding atau lantai.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me