Waduh, Pilih Pagar dengan Material Kayu Atau Bata Ekspos Ya? (Bagian 2)

Big Banner
Ilustrasi (Rumah123/iStockphoto)

Pada tulisan sebelumnya dibahas mengenai kelebihan dan kekurangan material kayu sebagai pagar. Maka, dalam artikel ini akan diulas soal bata ekspos.

Bata ekspos juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Apa saja ya, yuk kita simak saja bahasannya di bawah ini.

Baca juga: Tanaman Apa Saja Sih Yang Cocok Dijadikan Pagar?

Kedua, bata ekspos. Kalau kamu menggunakan batu bata sebagai material pagar maka pengerjaannya dituntut rapi.

Hal ini karena batu bata mudah retak dan rapuh. Batu bata memiliki pori-pori yang besar sehingga bisa menyebabkan menyebabkan material ini mudah menyimpan air, keropos, dan juga berlumut.

Baca juga: Pagar Terlihat Cantik, Rumah Pun Terkesan Indah

Untuk itu, kamu harus melapisi batu bata ini secara rutin dengan lapisan cat weatherproof. Tentunya, agar batu bata tahan lama dan selalu terlihat menarik.

Dalam memilih material batu bata, kamu harus mencari bata yang dibuat dengan teknik pabrikasi, bukan yang diproduksi secara tradisional.

Baca juga: Untuk Apa Sih Memasang Pagar di Depan Rumah? Ini Alasannya Lho

Batu bata yang dibuat dengan teknik pabrikasi alias mesin pencetak akan lebih presisi dan padat dibandingkan dengan batu bata produksi tradisional.

Kalau kamu ingin mengaplikasikan batu bata ekspos sebagai pagar, sebaiknya rumah kamu berdesain arsitektur yang mengambil gaya natural atau desain dengan sentuhan tradisional.

Baca juga: Tanaman Dijadikan Pagar? Pertimbangkan Beberapa Hal Ini Lho!

Selain itu, gaya desain industrialis juga masih cocok untuk mengaplikasikan material batu ekspos. Apalagi dinding desain ini biasanya juga mengaplikasikan semen ekspos.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me