iGLOOS, Hunian Bongkar-Pasang untuk Korban Bencana, Buatan Indonesia Loh…

Big Banner
Ilustrai. Foto: Rumah123/iStock

Terinspirasi rumah suku Inuit (igloo) di utara Kanada dan Greenland, mahasiswa Prasetiya Mulya merancang inovasi hunian sementara untuk korban bencana alam.

Hunian yang diberi nama iGLOOS tersebut didesain sebagai pengganti tenda yang kerap didirikan untuk menampung korban bencana. Menurut Dosen Universitas Prasetiya Mulya, Nico Fernando, iGLOOS ini bisa bongkar-pasang.

Baca juga: Material Gipsum Dijamin Tahan Gempa dan Bebas Jamur Lho

“Setelah korban bencana alam mendapatkan penempatan permanen, iGLOOS dapat dibongkar-pasang untuk dipindahkan ke daerah lain yang membutuhkan,” ujarnya seperti dikutip dari Harian Kompas, Selasa (21/3).

iGLOOS memakan waktu 4 jam untuk memulai proses perakitannya dengan tenaga 4 orang. Berbeda dengan proses bongkarnya yang hanya butuh waktu 1 jam.

Hunian sementara bagi korban bencana alam ini didanai oleh Kedutaan Besar Finlandia melalui program Local Cooperative Fund (LCF), dengan biaya sebesar 51.853 euro. Untuk dana uji coba pembuatan awalnya, dibutuhkan dana sekitar Rp80 juta.

Baca juga: Kalau Gempa Saat Berada di Gedung Bertingkat, Lakukan Hal-Hal Ini!

iGLOSS ini untuk sementara hanya tersedia 2 tipe unit. Pertama, tipe standar berukuran 2,8 x 2,8 x 3 meter. Tipe ini dilengkapi satu modul pintu kaca dengan bingkai aluminium dan modul jendela berkasa nyamuk. Terdapat dua exhaust fan disertai penerangan luar dalam menggunakan LED strip.

Kedua, tipe furnish. Tipe kedua ini dilengkapi beberapa perabotan, antara lain meja, satu tempat tidur lipat ukuran single, satu laci penyimpanan, kamar mandi dengan model shower dan kloset duduk, tangki air bersih, tangki air kotor, dan pompa.

Kedua tipe tersebut bisa diperluas dengan penambahan modul 1,2 x 2,8 x 3 meter. Secara spesifik, iGLOOS ini dirancang untuk iklim tropis. Tapi, bisa saja diaplikasikan di negara 4 musim dengan memodifikasinya. (Wit)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me