Rumah Conwood Bisa Dibangun 7 Hari

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Beberapa bahan bangunan konvensional mulai digantikan dengan produk substitusi karena terbatasnya suplai dan harganya semakin mahal. Kayu untuk kuda-kuda rangka atap sudah digantikan rangka baja ringan atau papan semen. Salah satu papan semen itu diproduksi Conwood yang punya kelebihan anti rayap dan keropos. Selain itu Conwood juga mengembangkan Rumah Conwood yang bisa diaplikasikan dalam 7 hari dengan 7 orang tenaga tukang. Rumah dengan 0 persen kandungan kayu ini diklaim tahan gempa, tidak mudah hancur, dan kalau ambruk materialnya ringan sehingga tidak membahayakan.

rumah-conwood

“Untuk membangun 1 rumah sederhana dibutuhkan setidaknya 5 buah pohon, makanya kami berinovasi dengan membuat Rumah Conwood sekaligus untuk mendukung program rumah murah. Jadi saat ini kami sudah punya 3 lini produk baru: solusi rumah, solusi furnitur, dan solusi inovasi,” ujar Derek Williamson, Presiden Direktur PT Conwood Indonesia di ajang Megabuild 2017 di Jakarta, akhir pekan lalu.

Rumah Conwood bisa lebih tahan gempa karena konstruksinya tidak rigid seperti beton yang akan mudah roboh bila terjadi guncangan akibat gempa. Panel Rumah Conwood dirancang dari semen dan serat sehingga lebih lentur yang membuat bangunan lebih fleksibel menerima beban goncangan.

Pada both pameran Megabuild 2017, Conwood juga menyediakan ruangan berukuran 3×3 yang bagian bawahnya diberikan alat simulator gempa hingga kekuatan skala magnitude 3. Dalam simulasi Rumah Conwood terlihat bergoyang namun tidak rusak apalagi sampai roboh. Karena itu  rumah ini sangat cocok untuk wilayah Indonesia yang rawan gempa terlebih membangunnya juga cepat.

“Harga rumah ini mulai Rp42 juta untuk tipe 25 m2 dan Rp57 juta tipe Rp36 m2 per unit di luar tanah. Conwood merupakan produk pengganti kayu yang sangat berkualitas karena terbuat dari campuran semen dan serat selulosa ramah lingkungan dan 100 persen bebeas asbes. Saat ini kami juga sudah memiliki 20 distributor di Jawa, Bali, Sumatera, dan sebagian Kalimantan dan Sulewesi untuk mendistribusikan produk dari pabrik di Cikarang seluas 8 ha,” pungkas Derek.

housing-estate.com