Pikko Land Mulai Bangun Thamrin District di Bekasi Selatan

Big Banner

PT Pikko Land Development Tbk. (RODA) menggelar acara pasang tiang pancang pertama (groundbreaking) sebagai tanda dimulainya pembangunan Thamrin District di lahan seluas 1,6 hektar di jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan. Rencananya, pengerjaan kawasan terpadu yang menelan investasi sekitar Rp1.5 triliun itu selesai sekitar 7.5 tahun, tower pertama selesai sekitar 3 tahun.

“Pemasangan tiang pancang pertama Thamrin District kami percayakan kepada Pakubumi Semesta. Dan, merupakan tahapan paling penting untuk memenuhi kepercayaan konsumen terhadap Pikko,” ucap Nio Yantony, Direktur Utama PT Pikko Land Development Tbk, Jumat (18/3) di Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Proses groundbreaking Thamrin District ini sejalan dengan terbitnya Surat Izin Pelaksanaan Mendirikan Bangunan dari Pemerintah Kota Bekasi No.503/0438/I-B/BPPT.2 tanggal 15 Juni 2016. “Pembangunan Thamrin District merupakan upaya optimalisasi landbank milik Pikko sekaligus untuk memenuhi tingginya kebutuhan konsumen akan hunian di Kota Bekasi,” tambah Nio.

Tiga tahun kedepan, tambah Nio, Thamrin District menjadi kawasan terpadu pertama di lokasi bisnis strategis Jalan Ahmad Yani dengan mengadopsi keseimbangan kawasan hijau (One Stop Living & Green Architecture) di sekitarnya. Kawasan terpaduThamrin District terdiri dari 5 menara apartemen eksklusif strata title, setinggi 24 lantai dan 549 unit per menara-nya. Kelima menara bersinergi dengan ruko komersial dan lifestyle (Commercial & Lifestyle Zone) serta pusat perbelanjaan (The Mall) pada lantai satu dan dua tiap menara.

“Menara hunian dipasarkan mulai Rp300 hingga Rp990 jutaan per unit dengan empat varian kamar dengan luas mulai 21.01 m2 (Studio) hingga 76.21 m2 (4 BR). Pusat komersial dan lifestyle serta pusat perbelanjaan seluas sekitar 159.13 m2 – 254.91 m2 dipasarkan mulai Rp4 miliaran per unit,” urai Nio.

Pilihan pembiayaan unit properti Thamrin District dapat dilakukan dengan tunai keras, tunai bertahap dan KPR/KPA bekerjasama dengan Bank BTN, BRI, Mandiri, Bank Permata. Menurut Nio, harga unit dipastikan meningkat seiring perkembangan kawasan pusat perekonomian Kota Bekasi. Untuk persentase kenaikan harga sekitar 10 persen per tahun. Khusus, selama satu bulan periode groundbreaking, Thamrin District memberikan kemudahan kepemilikan apartemen melalui program cicilan tanpa uang muka, yakni sebesar Rp1,8 juta/bulan.

“Kesempatan untuk mendapatkan unit Thamrin District, pada momen proses pembangunan ini. Kami optimis bahwa penjualan yang sudah mencapai 50% hingga kini, dipastikan meningkat dan melebihi capaian 70 persen di akhir tahun,” ujar Nio.

Optimisme dimaksudkan Nio karena pengembangan infrastruktur transportasi massal direncanakan melintasi kawasan strategis koridor Ahmad Yani. Proyek LRT rute Cibubur – Cawang – Semanggi – Grogol dan Bekasi Timur rencananya dapat digunakan sebelum Asian Games di Jakarta pada Agustus 2018. Proyek tol layang Bekasi – Cawang – Kampung Melayu (Becakayu) ditargetkan rampung pada akhir 2017 serta rencana pembangunan shelter monorel (MRT) Bekasi – Jakarta sejajar jalur tol Becakayu.

“Melalui akses tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur yang tetap eksis maupun percepatan pembangunan lintasan transportasi massal tersebut, penghuni Thamrin District dapat lebih mudah, lancar menuju Ibu Kota dan tujuan lainnya,” pungkasnya.

Dalam kegiatan groundbreaking, Pikko Group memberikan donasi kepedulian pada masyarakat Bekasi melalui Yayasan Dinamika Indonesia sebesar Rp100 Juta dan Yayasan Mahanaim sebesar Rp150 Juta. “Donasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial Pikko Group untuk dapat membantu pembangunan fasilitas pendidikan dan peningkatan layanan yayasan bagi masyarakat sekitar Bekasi,” ucap Nio. YS

Pikko Group ok

mpi-update.com