Adiwisesa Luncurkan Produk AM Block dan AM Wall System

Big Banner

Industri bahan bangunan terus berkembang secara signifikan sejalan dengan berkembangnya industri properti dan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Apalagi sejak tahun 2015 lalu pemerintah terus berfokus pada pembangunan infrastruktur. Hal ini tentunya membuka peluang bagi pertumbuhan sektor properti, termasuk industri pendukung bahan bangunan di Indonesia.

Menyambut peluang yang ada, PT Adiwisesa Mandiri Building Products Indonesia (AMBPI) sebagai produsen yang bergerak di bidang material bahan bangunan, terus menciptakan inovasi produk. Andytio Budiarto, Direktur Utama PT AMBPI mengatakan, produk baru yang diluncurkan adalah AM Block atau disebut juga dengan Bata Ringan (AAC/ Autoclaved Aerated Concrete) dan rangkaian produk Wall System yang terdiri AM 48 (perekat bata ringan), AM 80 (plester), dan AM 88 (acian di atas plester).

PT AMBPI meluncurkan kedua produk terbaru tersebut pada ajang Mega Build Indonesia 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), yang berlangsung dari 16 – 19 Maret 2017. Melalui para teknisinya, AM melakukan demo dan trial untuk produk tersebut.

”Saat ini penggunaan bata ringan untuk mempercepat proses pembangunan telah lazim digunakan. Sebagian besar bangunan, baik gedung-gedung tinggi, seperti gedung perkantoran, hotel, apartemen, maupun perumahan sudah menggunakan bata ringan. Hal inilah yang membuat pasar bata ringan begitu menjanjikan. Di samping itu, kehadiran AM Block dan Wall System adalah guna mendukung, meningkatkan efektivitas, efisiensi pelaksanaan pekerjaan konstruksi, serta memperluas market,” papar Andytio.

Lebih lanjut Andytio menjelaskan bahwa AM Block merupakan bata ringan (AAC) yang dibuat dari campuran pasir, semen, ditambah additive lain yang dikeringkan dengan menggunakan oven autoclaved bertekanan tinggi teknologi dari Jerman. AM Block juga mempunyai ukuran yang presisi, karakteristik yang ringan dan mudah digunakan sehingga dapat mengurangi beban struktur dari sebuah konstruksi bangunan dan mempercepat proses pembangunan.

Albertus Indra Sasmitra, Direktur Keuangan PT AMBPI menambahkan, keistimewaan lain dari bata ringan AAC, selain karena ringan, material ini juga ekonomis, karena mampu mengurangi biaya konstruksi bangunan serta penggunaan material bangunan lainnya.

Tak hanya itu, produk ini juga mampu meredam suara, tidak mudah terbakar, karena terbuat dari bahan non organic yang relatif tahan terhadap api dan diklasifikasikan sebagai bahan bangunan kelas A1 berdasarkan standar DIN 4102, memiliki daya hantar panas yang rendah (low thermal conductivity) yang mampu menghemat energi seperti penggunaan AC. “AM pun sangat concern terhadap keberlangsungan lingkungan. Untuk itu produk-produk AM terbuat dari bahan yang ramah lingkungan, tidak beracun, dan dapat didaur ulang,” ujar Albertus.

Selain AM Block, PT AMBPI meluncurkan produk baru lainnya yaitu AM 48, AM 80, dan AM 88 yang merupakan rangkaian produk Wall System. AM 48 (perekat bata ringan) merupakan semen instan untuk pekerjaan pemasangan bata ringan (AAC atau ALC) berbahan dasar semen, pasir silica, dan mengandung bahan additive dan polymer untuk menghasilkan bahan perekat yang berdaya rekat kuat.

Berbeda dengan AM 80 (plester) yang merupakan campuran semen, pasir, dan additive yang diaplikasikan dengan penambahan air kemudian disebarkan pada permukaan dinding untuk membentuk permukaan yang keras dan rata. Sementara AM 88 (acian di atas plester) adalah semen instan untuk diaplikasikan di atas permukaan plester untuk mendapatkan permukaan dinding yang halus dan rata.

Mengenai market produk AM Block, AM 48, AM 80, dan AM 88, Andytio mengatakan bahwa produk ini tak hanya menyasar market pada skala besar seperti kontraktor dan developer namun juga market retail. “Kami optimis, dengan menjaga kualitas produk dan harga yang kompetitif, kami dapat merebut pasar potensial tersebut. Untuk kedua inovasi terbaru ini, AM akan fokus mendistribusikan sementara waktu untuk area Jabodetabek,” tandasnya. YS

AM 1 Santo

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me