Indogress Luncurkan “Beyond the Surface” di Ajang Keramika 2017

Big Banner

PT Asri Pancawarna, produsen granit porcelain tile di Indonesia (Indogress & Decogress), di ajang Keramika 2017, event ke-6 pameran produk penutup lantai dan dinding terakbar di kawasan ASEAN, meluncurkan rangkaian produk Indogress terbaru yang bertema “Beyond the Surface”. Koleksi terbaru Indogress dan Decogress hadir dalam ajang pameran keramik terbesar, Keramika 2017 di Hall B 8-11 yang dihelat pada tanggal 16 – 19 Maret 2017 di Jakarta Convention Center (JCC).

Andrea Petrina Lukas, Sales & Marketing Department Head PT Asri Pancawarna menjelaskan, rangkaian koleksi terbaru Indogress tahun 2017 ini merupakan persembahan kreasi istimewa dari PT Asri Pancawarna yang menghadirkan ragam pilihan surface, seri marmer alam dan keramik dengan teknologi self-cleaning & anti bacterial pertama di Indonesia.

Lebih lanjut Andrea menjelaskan, koleksi terbaru Indogress tahun ini menghadirkan beragam kreasi terbaik berupa pilihan surface baru yaitu glazed polished melengkapi surface lain yg sudah ada polished / matt / crystalline / satin dan rock.

Lalu juga dihadirkan seri baru replika motif marmer alam dengan surface glazed polished dan satin pada tidak hanya ukuran 60/60, 60/120, 80/80 juga hingga 100/100. Dan yang istimewa, menjadi pabrik pertama di Indonesia yang menerapkan self-cleaning tile technology.

“Produk berteknologi anyar ini memiliki lima keunggulan yakni anti bakteri, melepas ion negatif, memancarkan emisi far infrared, anti jamur dan anti formaldehyda. Direkomendasikan untuk diaplikasikan pada bangunan rumah sakit, sekolah, rumah tinggal, hotel, apartemen, toilet dan bandara,” jelas Andrea.

Ditambahkan Hendrata Atmoko, Vice President Director PT Asri Pancawarna, beberapa seri konsep produk dengan satu motif tapi memiliki beberapa surface berbeda misalnya Arenisca Series yang merupakan motif stone marble yang memiliki pilihan surface Polished, Crystalline, dan Rock sehingga dapat diaplikasi pada satu ruangan.

“Tidak perlu terlalu banyak motif tetapi hanya permainan texture saja. Contoh aplikasinya bisa di kamar mandi dimana dindingnya menggunakan surface rock, dindingnya kombinasi polished dan crystalline sehingga dapat membuat ruangan berkesan simple,elegan hanya dengan satu tone warna,” ujar Hendrata.

Selain motif marble alam dalam seri Arenisca, Statuario, Serpentine, Cano, Acropolis, Indogress juga mengeluarkan beberapa motif kayu yang semakin meningkat peminatnya untuk menggantikan kayu asli yang semakin mahal dan sulit perawatannya dalam seri Ironwood dan Corteza. “Sebagai brand granit tile lokal asli dari Indonesia, Indogressjuga mengeluarkan tambahan motif seri Etnika yang tersedia dalam dua motif yakni Kanvas dan Songket,” kata Hendrata.

Lebih lanjut Hendrata mengatakan, motif Kanvas dan Songket sendiri adalah hasil kolaborasi dalam bentuk sayembara desain antara Indogress dengan sekolah fashion Esmod Jakarta yang dilakukan tahun lalu dan diaplikasikan menjadi granit tile dengan spesifikasi tinggi untuk dinikmati masyarakat. Hal ini adalah sebagai komitmen Indogress untuk memberikan apresiasi pada karya seniman dan desainer Indonesia.

“Pada tahun 2014 lalu Indogress juga sudah lebih dulu mengeluarkan motif batik yaitu Patola dan Wora-wari hasil kolaborasi dengan Batik Nyonya Indo yang telah digunakan diberbagai project hotel dan restaurant di pulau Jawa dan Sulawesi, sehingga mempertimbangkan minat yg cukup besar dari konsumen kembali dipamerkan pada ajang Keramika tahun ini, “ kata Hendrata. YS
Indogress A

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me