Adhi Karya Siapkan Enam LRT City Senilai Rp 35 Triliun

Big Banner

JAKARTA, KompasProperti – Termotivasi misi penyediaan rumah terjangkau bagi masyarakat menengah dan bawah, sebagai anggota holding BUMN Perumahan, PT Adhi Karya (Persero) Tbk semakin serius menggarap kawasan hunian terpadu.

Melalui departemen Transit Oriented Development (TOD), perusahaan pelat merah ini menyiapkan enam proyek hunian yang dilengkapi dengan properti komersial, dan hotel bertajuk LRT City.

Proyek LRT City ini terintegrasi dengan moda transportasi massal light rail transit atau kereta ringan (LRT). 

Baca: Adhi Karya-Perum PPD Teken Kerja Sama Pengembangan LRT City

Direktur Utama Adhi Karya Budi Harto menuturkan, keenam proyek LRT City ini menempati area yang dilintasi LRT Tahap I dan Tahap II.

LRT Tahap I sepanjang 42,1 kilometer melintasi area Cibubur-Cawang, Bekasi Timur-Cawang, dan Cawang-Dukuh Atas.

Sedangkan Tahap II sepanjang 41,5 kilometer dengan layanan lintasan CibuburBogor sepanjang 25 kilometer, Dukuh Atas-Palmerah-Senayan (7,8 kilometer), dan Palmerah-Grogol (5,7 kilometer).

Hilda B Alexander/Kompas.com Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Budi Harto dan Direktur Utama Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) Pande Putu Yasa menandatangani kontrak kerjasama pengelolaan dan pembangunan lahan di Ciracas menjadi LRT City, Rabu (22/3/2017).

“Enam proyek tersebut mulai kami eksekusi tahun ini dari total 10 proyek yang sudah kami kuasai kepemilikan lahannya,” ujar Budi menjawab pertanyaan KompasProperti usai penandatanganan kerja sama pengelolaan lahan dengan Perum PPD, di Jakarta, Rabu (22/3/2017).

Budi menuturkan, enam proyek LRT City menempati area seluas 50 hektar. Masing-masing di Ciracas seluas 11,5 hektar, Eastern Green Bekasi seluas 16,9 hektar, Royal Sentul Park Bogor seluas 14,8 hektar, Jaticempaka seluas 5,1 hektar, The Boutique Bekasi Barat (0,47 hektar), dan Cikoko 1,2 hektar.

Pengembangan LRT City ini menelan dana investasi Rp 12 triliun dengan masa pengerjaan 8 tahun hingga 10 tahun ke depan.

“Dana pengembangan LRT City ini dari publik sebagai hasil penjualan right issue senilai Rp 1,4 triliun,” sebut Budi.

Nantinya, pada saat konstruksinya rampung, nilai keenam proyek LRT City ini bakal menjadi Rp 35 triliun.

Ada pun empat proyek LRT City lainnya adalah hasil kerja bareng dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) di Jl Gatot Subroto, LRT City di Cikunir I, dan LRT City Cikunir II, serta LRT City Cibubur.

 

properti.kompas.com