Kontainer Sebagai Alternatif Hunian di Masa Depan

Big Banner

Singapura – Sejumlah pakar dari berbagai bidang terkait energi dihadirkan oleh Shell dalam forum Powering Progress Together yang pertama di Singapura.

Mengusung tema Cleaner Energy Moves Asia, forum keempat yang diadakan di Asia ini, dihadiri lebih dari 100 pemangku kepentingan (stakeholder) dari kalangan pemerintah, dunia usaha, akademisi dan LSM, membahas dan mendorong terjadinya kolaborasi lintas batas sebagai jawaban atas berbagai tantangan tentang energi masa depan.

  Container of Possibilities: The Twenty Fifty installation, menampilkan inovasi teknologi di dalam konsep Asia modern di masa depan, dikembangkan dari sejumlah gagasan mahasiswa di ajang perdana kompetisi Imagine the Future Scenarios Competition yang digelar oleh Shell.

Selain diskusi yang sifatnya serius, forum Powering Progress Together juga menghadirkan Container of Possibilities: The Twenty Fifty, yang merupakan pameran kontainer interaktif dengan menampilkan rumah konsep Asia modern untuk masa depan.

“Dimunculkan pertama kalinya di ajang Make the Future Singapore, pameran ini menampilkan inovasi teknologi dari Shell dan para mitra bisnisnya untuk memperlihatkan bagaimana energi diproduksi dan dikonsumsi di 2050,” kata Downstream Executive Committee Member for Royal Dutch Shell, John Abbot, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Jumat (17/3).

Mendapatkan inspirasi dari gagasan para mahasiswa dari Imagine the Future Scenario Competition, peti kemas setinggi 20 kaki itu memamerkan sebuah hunian yang efisien energi, dan diberdayakan serta terhubung oleh teknologi.

Terdapat sejumlah inovasi menarik yang dimunculkan dalam Container of Possibilities: The Twenty Fifty. Misalnya, New Energy Economy, yang menampilkan pasar masa depan berada di sebuah platform dua arah antara pemilik rumah (konsumen) dan penyedia utilitas.

Konsep ini menghadirkan sejumlah daun jendela pengumpul energi matahari yang diaktifkan membangkitkan energi untuk pemilik rumah, dan kelebihan energinya bisa disimpan untuk digunakan di kemudian hari atau dijual ke pasar.

  Container of Possibilities: The Twenty Fifty installation, menampilkan inovasi teknologi di dalam konsep Asia modern di masa depan, dikembangkan dari sejumlah gagasan mahasiswa di ajang perdana kompetisi Imagine the Future Scenarios Competition yang digelar oleh Shell.

Kemudian, ada pula The Telepresence Robot yang merupakan suatu layanan platform komunikasi ‘telepresence’ yang memungkinkan pemilik rumah memantau kondisi di dalam rumah dan menciptakan kehadiran dirinya secara visual sehinga merasa dekat dengan orang-orang tercinta.

Selain itu, hadir Real-time Energy Alert yang digerakkan oleh aplikasi dan marker, yang mengirim notifikasi ke ponsel pemilik rumah tentang efisiensi operasional dari perangkat-perangkatnya dan memastikan penurunan biaya bila terjadi kerusakan.

Terakhir, pameran Container of Possibilities: The Twenty Fifty juga mendorong pengunjung untuk memberikan suara dan menulis pandangan mereka tentang seperti apa gambaran rumah di 30 tahun mendatang.

“Rencananya, pameran ini akan memulai tur ke sejumlah kota di Asia pada beberapa bulan berikutnya di tahun ini, termasuk Jakarta,” pungkas Abbot.

sas.call(“std”, {siteId:135920,// pageId:756194,// Page : ID_Beritasatu/beritasatu_megapolitanformatId: 44269,// Format : Video-Read 1x1target:”// Targeting});

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me