BPN Kalsel Targetkan Penerbitan 50.000 Sertifikat Gratis

Big Banner

Banjarmasin – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menargetkan sebanyak 50.000 sertifikat gratis akan diterbitkan bagi kepemilikan hak atas tanah pada 13 kabupaten dan kota pada 2017 di wilayah itu.

Kepala Kanwil BPN Kalsel, Yuniar Hikmat Ginanjar, yang diwakilkan kepada Kabid Survey Pengukuran dan Pemetaan, Maulana Arbani, mengatakan, program penerbitan 50.000 sertifikat gratis ini ditarget selesai pada November 2017.

Dikatakannya program ini merupakan Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) secara nasional oleh Kementerian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI karena mendapat perintah langsung dari Presiden Joko Widodo.

“Kalau secara nasionalnya kan ditarget sebanyak 5 juta sertifikat gratis akan diterbitkan,” ujar Maulana, di Banjarmasin, Rabu (15/3).

Secara umum, ungkap dia, di Provinsi Kalsel ini jumlah sertifikat Prona yang akan diterbitkan tidak sama jumlahnya per kabupaten dan kota, sebab yang mendominasi itu di ibu kota provinsi yakni, Kota Banjarmasin.

“Di Banjarmasin ini ditarget sebanyak 30.000 sertifikat gratis rencananya akan diterbitkan, lebih 50 persen mengambil porsi target secara provinsi,” ucapnya.

Menurut Maulana program itu kini sudah mulai dijalankan, bahkan sudah ribuan sertifikat Prona diserahkan kemasyarakat untuk se-Kalslel.

“Upaya kita bisa mencapai target sebanyak 50.000 penerbitan sertifikat Prona ini dengan strategi sosialisasi yang gencar ke masyarakat,” paparnya.

Maulana memastikan, tidak banyak kendala bagi BPN untuk menerbitkan sertifikat gratis bagi warga ini, sebab sudah jelas apa saja persyaratannya untuk pengajuan mendapatkan sertifikat Prona tersebut.

“Kalau masalah sengketa atas hak tanah tentunya ada lembaganya yang mengurusi itu, kita hanya penerbit administrasinya,” kata Maulana.

Pihaknya pun berharap masyarakat tidak tertipu oknum Pungutan Liar (Pungli) sebab pengurusan sertifikat Prona ini sepeser pun tidak dipungut biaya.

“BPN pada 13 kabupaten dan kota pun kita pastikan tidak ada lagi oknum Pungli, apalagi saat ini sudah ada Saber Pungli di setiap daerah,” paparnya.

Sebelumnya, Kepala BPN Kota Banjarmasin Abdul Manan mengungkapkan untuk kepengurusan sertifikat Prona di daerahnya didominasi warga perumahan lama yang hanya memiliki segel.

“Ini merupakan program pusat untuk legalitas aset, Prona juga sebagai program catur tertib di bidang tanah,” terangnya.

Dia mengatakan program Prona memang gratis, tapi beda dengan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang lebih dari nilai Rp60 juta tetap ada hak untuk bayar.

Dikatakan Abdul Manan pihaknya sudah mengeluarkan pada Maret ini sebanyak 114 sertifikat Prona di Kelurahan Pakapuran Raya Kota Banjarmasin.

“Secara bertahap akan kita gelar kegiatan penyerahan sertifikat Prona ini di kelurahan lainnya, ada sebanyak 52 kelurahan di kota ini dengan target kita sebnayak 30.000 lahan tanah,” tuturnya.

 

sas.call(“std”, {siteId:135920,// pageId:756194,// Page : ID_Beritasatu/beritasatu_megapolitanformatId: 44269,// Format : Video-Read 1x1target:”// Targeting});

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me