Pengembang Didorong Bangun Rumah Murah

Big Banner

Ternate – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut), terus mendorong pengembang di daerah ini untuk membangun rumah murah karena banyak warga setempat yang membutuhkan.

“Rumah yang dibangun pengembang di Ternate selama ini sulit dijangkau masyarakat berpenghasilan rendah karena harganya rata-rata di atas Rp 100 juta per unit,” kata Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan Kota Ternate, Rizal Marsaoly, di Ternate, Selasa (14/3).

Para pengembang di Ternate menjual rumah dengan harga seperti itu karena sulitnya mendapatkan lahan di daerah ini dan kalaupun membebaskan lahan harus mengeluarkan dana sangat besar, untuk ukuran seluas 1 hektare (ha) saja bisa mencapai di atas Rp 2 miliar.

Menurut Rizal Marsaoly, Pemkot Ternate telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendorong pengembang membangun rumah murah, seperti kemudahan perizinan serta dukungan subsidi untuk pembangunan berbagai infrastruktur di lokasi perumahan.

Subsidi untuk pembangunan infrastruktur itu berupa pemasangan listrik dan air bersih, pembuatan jalan dan drainase serta berbagai fasilitas publik lainnya yang harus disiapkan pengembang di kawasan perumahan.

“Pemkot akan mengusulkan dana untuk subsidi pembangunan infrastruktur ke pemerintah pusat dan dengan adanya subsidi seperti itu diharapkan para pengembang bisa menjual rumah dengan harga yagn lebih murah, karena mereka hanya mengeluarkan dana untuk penyediaan lahan dan pembangunan konstruksi rumah,” katanya.

Upaya lainnya yang dilakukan Pemkot Ternate untuk memenuhi kebutuhan rumah yang layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah di daerah ini adalah pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa), seperti pembangunan rusunawa untuk pedagang dan rusunawa untuk nelayan yang sedang dalam proses penyiapan.

Rizal Marsaoly menambahkan, khusus untuk menangani rumah masyarakat yang tidak layak huni akan dilakukan program peningkatan kualitas hunian rumah, yang pada 2017 ini mendapat dukungan anggaran sebesar Rp11 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera).

sas.call(“std”, {siteId:135920,// pageId:756194,// Page : ID_Beritasatu/beritasatu_megapolitanformatId: 44269,// Format : Video-Read 1x1target:”// Targeting});

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me