Pembiayaan Perumahan Butuh Dukungan Stakeholder

Big Banner

Jakarta – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) meminta dukungan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) bidang perumahan terkait kemudahan atau dana bantuan pembiayaan perumahan.

“Untuk menjamin penyelenggaraan sistem pembiayaan perumahan berjalan secara terpadu dengan program pembiayaan perumahan serta untuk mendorong pemberdayaan lembaga jasa keuangan dan lembaga jasa keuangan bukan bank, kita membutuhkan dukungan semua pemangku kepentingan bidang perumahan agar Program Sejuta Rumah dapat terwujud,” kata Direktur Pola Pembiayaan Perumahan Kempupera, Didik Sunardi, dalam siaran persnya, Selasa (14/3).

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 88 Tahun 2014 tentang Pembinaan Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman, kata Didik, diperlukan sosialisasi terhadap peraturan bidang pembiayaan perumahan.

“Sosialisasi peraturan ini menyangkut peraturan Perundang-undangan bidang pembiayaan perumahan. Negara berkewajiban untuk melindungi dan menyediakan akses bagi seluruh Warga Negara Indonesia terhadap pembiayaan perumahan yang disertai dengan kemudahan atau bantuan untuk perolehan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR),” kata Didik.

Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu, Rohidin Mersyah, mengatakan, program pemerintah yang begitu besar, khususnya program bantuan pembiayaan perumahan dan program sejuta rumah tidak mungkin dapat dikerjakan sendiri oleh pemerintah.

“Tentunya, diperlukan juga keterlibatan pemerintah daerah, swasta dan perbankan, itu merupakan suatu keharusan,” kata Rohidin.

Pemerintah Provinsi (Pemprov), kata Rohidin, berfungsi sebagai koordinator, fasilitator dan komunikator. “Untuk operasionalisasi dari program pemerintah pusat tentunya ada pada pemerintah kabupaten dan kota. Karena mereka yang tahu persis kebutuhan masyarakatnya, kemampuan sumber daya manusianya dan tahu persoalan yang dihadapi di lapangan,” tambahnya.

Menurut Rohidin, pihaknya menyambut baik program bantuan pembiayaan perumahan untuk masyarakat di Provinsi Bengkulu. Program bantuan pembiayaan perumahan tentunya dapat membantu masyarakat yang memilki penghasilan tetap untuk memiliki rumah.

“Namun, jangan lupa ada segmen masyarakat yang tidak berpenghasilan tetap dan jumlahnya lebih banyak. Oleh karena itu, pemerintah perlu untuk membangun sistem pembiayaan perumahan bagi masyarakat yang tidak punya penghasilan tetap tetapi memiliki kemampuan untuk mencicil,” kata Rohidin.

sas.call(“std”, {siteId:135920,// pageId:756194,// Page : ID_Beritasatu/beritasatu_megapolitanformatId: 44269,// Format : Video-Read 1x1target:”// Targeting});

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me