Menarik, Taman Layang di Atas Rel Kereta Tak Terpakai

Big Banner

KOMPAS.com – Fasilitas publik “The High Line at The Rail Yards” atau jalur layang di New York, AS, resmi dibuka 21 September lalu. Jalur ini adalah fase final pembangunan elevated park  (taman layang). “High Line at The Rail Yards” menjadi terkenal karena cirinya yang khas, berdiri di atas rel yang sudah tidak digunakan lagi.

Seperti fase pertama dan kedua taman ini, yang dibuka pada 2009 dan 2011, sketsa paling utara merupakan hasil kolaborasi antara perusahaan lanskap James Corner Field Operation, arsitek Diller Scofidio + Renfro, dan desainer tanaman dari Belanda Piet Oudolf.

Taman ini diperluas, mencakup wilayah antara West 30Th dan West 34th Street ke selatan dan utara, serta 10th dan 12th Avenue ke timur dan barat. Sejumlah fitur baru melengkapi taman ini yakni area bermain anak-anak dan elevated catwalk yang menghadap Sungai Hudson.

“The High Line at the Rail Yards” adalah salah satu ikon yang paling menonjol pada jalur layang lainnya, dengan pemandangan luas Sungai Hudson dan kaki langit pusat kota,” kata James Corner Field Operation.

“Di sini, kami tertantang untuk melanjutkan pembangunan identitas dan kesuksesan jalur layang yang sudah ada. Sekaligus, mencari alternatif lain untuk merespon konteks abad ke 21 untuk masa depan pembangunan Hudson Yards,” kata tim ini, menunjuk pada pembangunan 16 gedung pencakar langit yang tengah berlangsung di atas lahan seluas 11 hektar.

Ruang baru pada jalur layang termasuk 30th Street Grove, dideskripsikan sebagai “serene gathering spot” atau titik pertemuan yang tenang. Fitur ini merupakan area piknik yang dilengkapi furnitur unik, seperti bangku layang. 

Di ujung utara taman, sebuah trotoar sederhana membentang bersama tanaman liar yang bermunculan secara alami setelah jalur kereta api ditutup pada 1980. Di sini, seniman Argentina Adrián Villar Rojas telah menghasilkan karya spesifik bernama The Evolution of God.

“Sesi 12th Avenue, belakangan menjadi desain halus paling otentik, di mana lanskap jalur layang tetap “asli” dengan rumput-rumput dan bunga liar muncul di antara rel, ikatan kayu, dan batu,” tambah James Corner Field Operations.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me