Harga Tanah Tinggi, Apartemen  Jadi Pilihan di Serpong

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Banten, yang harga tanahnya sangat mahal memicu tumbuhnya hunian vertikal. Alam Sutera, kawasan perumahan mewah di kawasan, kini menjadi salah satu pusat pengembangan apartemen, selain BSD City. Pengembang yang mengeroyok kawasan ini bukan hanya pemain lokal tapi juga korporasi asing. Salah satunya Hongkong Kingland berkolaborasi dengan Alfaland dan Growth Steel Group mengembangkan KingLand Avenue.

Kingland Avenue

Kingland Avenue

Proyek tersebut dikembangkan di area seluas 2,2 ha mencakup empat tower  setinggi 20 lantai (2.000 unit). Menyusul tower pertama yang diluncurkan pertengahan 2016 semester kedua tahun ini akan diluncurkan tower kedua. Menurut Direktur Kingland Avenue, Bambang Sumargono, selain faktor harga tanah pertumbuhan apartemen di Serpong juga didorong berkembangnya kegiatan bisnis dan jasa di kawasan.

“Sesuai data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Banten, tahun 2016 realisasi investasi di Banten Rp52,3 triliun, khusus wilayah Tangsel realisasi investasi sebesar Rp11 triliun. Jadi wajar kalau wilayah ini banyak yang menggarap karena sangat prospektif,” ujar Bambang, kepada kalangan media di Jakarta, Jumat (31/3).

Pembangunan infrastruktur turut meningkatkan ekspektasi konsumen dan membuat akses dari dan menuju Serpong semakin mudah.  Jalan tol Serpong-Balaraja yang akan tersambung dengan jalan tol Ulujami-Serpong ditargetkan rampung tahun 2019. Bambang menyebutkan, tower pertama sudah terjual 75 persen. Konsep yang ditawarkan hunian loft terdiri tipe 1 bedroom (1BR/45 m2), 3BR (68 m2), 4+1BR (98 m2), penthouse (105 m2). “Tipe 45 m2 harganya mulai Rp700 jutaan, harga ini sudah naik 12 persen sejak dipasarkan.

housing-estate.com