Apersi Malang Targetkan Bangun 3.000 Rumah Subsidi

Big Banner

Malang – Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Malang menargetkan pembangunan sekitar 3.000 unit rumah bersubsidi dari kebutuhan sebanyak 15.000 unit di seluruh wilayah Malang raya pada 2017.

Ketua Apersi Malang, Makhrus Sholeh, mengatakan, kebutuhan sebanyak 15.000 unit rumah bersubsidi tersebut khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Meski demikian, kata dia, Apersi hanya mampu membangun sekitar 3.000 unit pada tahun ini.

“Kami optimistis mampu memenuhi kebutuhan MBR sebanyak 15.000 unit itu, apalagi ditopang dengan adanya fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Hanya saja, untuk merealisasikan kebutuhan rumah sebanyak 15.000 unit tersebut akan kami lakukan secara bertahap,” ujar Sholeh, di Malang, Jawa Timur, Minggu (9/4).

Tahun lalu, kata Sholeh, sekitar 2.000 unit rumah yang terbangun. “Harapan kami, dengan adanya kelonggaran kebijakan dari pemerintah pusat. Sebelumnya, pemerintah mewajibkan adanya izin lokasi untuk setiap pembangunan rumah, tapi sekarang tidak,” katanya.

Sekarang, katanya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) telah mengeluarkan kebijakan baru.

“Untuk pembangunan rumah FLPP bersubsidi mulai 1-5 hektare tidak perlu izin lokasi, sehingga proses pengurusan izin mendirikan bangunan (IMB)-nya lebih cepat,” ujarnya.

Sebelum ada kebijakan baru tersebut, kata Sholeh, pengurusan izin lokasi membutuhkan waktu paling tidak sekitar dua bulan. Namun, sekarang bisa lebih cepat dan IMB pun juga keluar lebih cepat, sehingga bisa langsung site plan.

“Untuk pengurusan site plan rata-rata dibutuhkan waktu selama satu bulan, sedangkan IMB sekitar dua pekan. Dengan adanya kebijakan baru ini, bisa melonggarkan pengembang, termasuk adanya bantuan prasarana, sarana dan utilitas,” urainya.

Sementara itu, untuk konsumen juga banyak kelebihan dan kemudahan, di antaranya bunga kepemilikan rumah hanya 5 persen, ada bantuan uang muka sebesar Rp 4 juta dan asuransi jiwa gratis.

“Kami berharap pemerintah bisa memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan Kempupera yang memberikan kemudahan bagi pengembang maupun konsumen,” tambahnya.

sas.call(“std”, {siteId:135920,// pageId:756194,// Page : ID_Beritasatu/beritasatu_megapolitanformatId: 44269,// Format : Video-Read 1x1target:”// Targeting});

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me