Investasi Kondotel di Kawasan Pariwisata Ternyata Masih Menjanjikan!

Big Banner
Ilustrasi (Rumah123/iStockphoto)

Investasi kondotel atau kondominium hotel masih menguntungkan dibandingkan investasi properti lainnya. Apalagi kalau kondotel berlokasi di kawasan pariwisata seperti Bali.

“Investasi kondotel lebih nyaman, karena ketika kondotel tersebut jadi, investor tidak perlu repot mencari penyewa. Begitu kondotel ketika hotel tersebut jadi dan beroperasional ada operator yang mengelola dan menyewakan hotel tersebut,” ujar Marketing Consultant Grand Orange Condotel Pandawa Beach Bali, Ratdi Gunawan seperti dikutip dari Kompas.

Baca juga: Tamansari Puri Bali Tawarkan Rumah Berkonsep Taman, Wah Kayak Apa ya?

Investor kondotel akan mendapatkan profit sharing setiap tahun yang dihitung pada setiap akhir tahun. Pembagian keuntungan itu dihitung dari average room rate hotel dan tingkat okupansi hotel tersebut.

“Profit sharing itu dihitung dari harga kamar hotel per malam di kali 365 hari kemudian dipotong anggaran operasional hotel, dari situ pembagian persentase profit sharing antara developer dan investor hotel,” kata Ratdi.

Baca juga: Penambahan Infrastruktur Jadikan Jababeka Semakin Berkembang

“Tersewa atau tidaknya kondotel milik investor tersebut, si investor tetap akan mendapatkan pembagian keuntungan yang akan dihitung secara proposional dari tingkat hunian dan jumlah unit hotel,” ujar Ratdi lagi.

Meski begitu, pertimbangan berinvestasi kondotel itu juga harus didukung dengan keberadaan lokasi kondotel itu sendiri. Bali masih terbilang bagus jika mengingat tingginya jumlah wisatawan domestik dan asing yang menjadi pasar kondotel.

Baca juga: Banyak Perusahaan Multinasional, Jababeka Memacu Proyek Komersial

Ratdi menyatakan kondotel di kawasan pantai memiliki karakteristik tingkat hunian selalu tinggi. Hal ini juga terjadi pada Grand Orange Condotel Panda Beach Bali yang memang menjual Pantai Pandawa sebagai destinasi wisatanya. Saat ini, Grand Orange Condotel Panda Beach Bali sudah terjual 87 persen.

Tingkat okupansi yang tinggi di kawasan pantai Bali masih menyentuh angka 80 persen. Tingkat okupansi itu akan meningkat mengingat jumlah wisatawan mancanegara di akhir 2016 lalu naik 23.14 persen.

Baca juga: Ratusan Ribu Rumah di Sumatera Utara Sudah Tidak Layak Huni

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada Januari 2017 lalu saja mengalami kenaikan 31.44 persen atau 460.824 orang dibandingkan pada periode yang sama pada 2016 lalu.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me