Tol Tanjung Priok Segera Beroperasi, Kendaraan Berat Aman Melintasi

Big Banner
Jalan penghubung Tol Tanjung Priok diprediksi rampung pada Maret 2017. Foto: Rumah123/iStock

Sarana penghubung jalan tol menuju Pelabuhan Tanjung Priok sepanjang 11,4 kilometer akhirnya rampung. Jalan tol ini akan memperlancar arus keluar-masuk Pelabuhan Tanjung Priok yang kerap mengalami kemacetan.

Apalagi ketika menuju ke pelabuhan tersebut, banyak truk-truk maupun kontainer melintasi jalan tol tersebut. Jalan baru ini dijamin bakal kuat menahan beban kendaraan bemuatan besar.

Baca juga: Tidak Mau Insiden “Brexit” Terulang, Pemerintah Belum Ungkap Operasional Jalan Tol Baru

“Alhamdulillah sekarang sudah selesai dan siap untuk dioperasikan. Ruas tol ini akan dilewati oleh truk-truk bermuatan berat, sehingga dapat dilalui kendaraan dengan beban 45 ton,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, Minggu (9/4).

Jalan tol akses Tanjung Priok ini merupakan bagian dari Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR), tersambung dengan Jalan Tol Dalam Kota. Yakni, di Seksi North South (NS) yang menghubungkan lalu-lintas dari JORR ke Cawang, Pluit, dan juga langsung ke pelabuhan.

Baca juga: Seoul Skygarden Mengubah Jalan Layang Tidak Terpakai Menjadi Taman Kota yang Indah

Jalan Tol Akses Tanjung Priok terdiri atas lima seksi: Seksi E-1 Rorotan-Cilincing (3,4 Km), E-2 Cilincing-Jampea (2,74 Km), E-2A Cilincing-Simpang Jampea (1,92 Km), NS Link Yos Sudarso-Simpang Jampea (2,24 Km), dan NS Direct Ramp (1,1 Km).

Untuk Seksi E-1 Rorotan-Cilincing, sudah selesai dan dioperasikan tanpa tarif sejak 2011. Biaya pembangunannya dianggarkan sebesar Rp5 triliun. (Wit)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me