Pemindahan Ibu Kota, Biaya Disebut Tidak Jadi Persoalan!

Big Banner

sas.setup({ domain: ‘http://adnetwork.adasiaholdings.com’, async: true, renderMode: 0});

sas.call(“std”, { siteId: 134986, // pageId: 749845, // Page : ID_Okezone/okezone_outstream formatId: 44269, // Format : Video-Read 1×1 target: ” // Targeting });

<a href=”http://adnetwork.adasiaholdings.com/ac?jump=1&nwid=2060&siteid=134986&pgname=okezone_outstream&fmtid=44269&visit=m&tmstp=[timestamp]&out=nonrich” target=”_blank”> <img src=”http://adnetwork.adasiaholdings.com/ac?out=nonrich&nwid=2060&siteid=134986&pgname=okezone_outstream&fmtid=44269&visit=m&tmstp=[timestamp]” border=”0″ alt=”” /></a>

JAKARTA – Pemerintah mulai melakukan kajian untuk memindahkan ibu kota atau pusat pemerintahan ke luar Pulau Jawa. Rencana pemindahan tersebut tentunya membutuhkan dana yang amat besar

Ketua Umum IAI Ahmad Djuhara mengatakan, persoalan biaya yang nantinya akan digelontorkan pemerintah dalam memindahkan Ibu Kota Negara pun menurutnya tak terlalu menjadi persoalan yang menghambat rencana pemerintah untuk merealisasikan hal tersebut.

“(Kalau) mahal, mahal itu belum tentu negara enggak bisa bayar. Mahal atau murah itu soal lain lagi. Cepat atau tidak cepat (juga sama),” lanjutnya.

Sebelumnya, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro, mengatakan pemindahan Ibukota Negara ini tentunya membutuhkan dana yang amat besar. Untuk itu, pemerintah pun akan menggandeng pihak swasta agar tidak membebani APBN.

“Presiden ingin jangan sampai memberatkan APBN jadi salah satu kajian kita adalah mencari skema pembiayaan yang kreatif, artinya melibatkan private sector agar pemerintah bisa bangun infrastruktur, sarana prasarana dengan dukungan sektor swasta,” ungkapnya di Kantor Kementerian PPN.

Belum diketahui kapan pemindahan Ibukota Negara akan dilakukan. Hanya saja, pemerintah tetap akan melakukan kajian secara serius pada tahun ini.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me