Menghitung Untung di Peluang Bisnis Sewa Pergudangan

Big Banner

Majalah Properti Indonesia (MPI) edisi April 2017 menurunkan tentang peluang untung di bisnis pergudangan. Disebutkan, gudang atau warehouse storage berfungsi sebagai tempat penyimpanan, sebagai pusat logistik, serta sebagai tempat konsolidasi untuk distribusi. Lebih dari itu, gudang juga dapat digunakan sebagai tempat alternatif investasi properti yang menguntungkan.

Berinvestasi dalam bentuk rumah, apartemen, ruko atau gudang bisa menghasilkan pemasukan yang lebih besar jika dibandingkan dengan investasi dalam bentuk tanah. Gudang misalnya, bisa disewakan sehingga tidak perlu khawatir terhadap biaya yang dikeluarkan untuk merawatnya, namun kita tetap dapat menerima untung dengan biaya sewa yang kita tawarkan.

Saat ini, sewa gudang mulai dari Rp70 ribu – Rp120 ribu per meter setiap bulannya. Bila diasumsikan seorang investor membeli tanah terkecil, yakni 480 m², maka penyewa bakal mendapatkan keuntungan sewa sekitar Rp43 juta per bulan.

Indikator yang menyebabkan sewa pergudangan berkembang adalah pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, apabila perekonomian tumbuh dengan sehat, pasti lalu lintas barang dan kebutuhan logistik akan bertambah dan distribusi pun akan merangkak naik.

Kondisi pergudangan cukup prospektif. Perusahaan-perusahaan e-commerce yang saat ini tengah menjamur juga membutuhkan tempat untuk menyimpan barang barangnya. Termasuk, berbagai perusahaan asal Jepang yang gencar-gencarnya membangun pabrik di Indonesia.

Permintaan gudang, hampir sebagian berasal dari perusahaanperusahaan yang sudah beroperasi dan melakukan ekspansi di kawasan-kawasan industri seperti Bekasi, Bogor, Tangerang dan Karawang, maupun perusahaan multinasional yang baru masuk pasar Indonesia.

Untuk segmentasi pembeli gudang saat ini tidak hanya dari end user tetapi juga para investor. Investasi gudang dinilai menguntungkan. Ini tak lain karena return on investment (ROI) sewa properti jenis ini bisa mencapai 7-8%, dengan capital gain 20%-30% per tahun.

Peluang itulah yang kemudian ditangkap oleh para pengembang dengan membangun komplek pergudangan. Jika mereka selama ini fokus membangun perumahan, pusat belanja, maupun perkantoran, sekarang ramai-ramai menambah portofolio pergudangan.

Sebut saja Cengkareng Business Center, Bizpark Commercial Estate, Biz Hub Serpong, Duta Indah Karya, Marunda Center, Surya Kadu, The PRIME Sentra Niaga, Taman Tekno Tahap 8 serta Woodland Bizhub Tambun. Green Sedayu Biz Park Commercial Estate di daerah Daan Mogot, Jakarta, yang dibangun oleh perusahaan pengembang Agung Sedayu Group, Surya Gran Cisoka (SGC), dan Smart Warehouse Olympic CBD Sentul.

Pada 2008, Ciputra Group memulai mengembangkan Bizpark commercial Estate di Kawasan Pulo Gadung, Jakarta. Disusul Bizpark tahap 2 di Jalan Raya Penggilingan, Jakarta. Lantas berkembang Bizpark Banjarmasin, Bizpark Bandung, Bizpark Bekasi, dan di wilayah Tangerang dengan brand Citra Raya Bizlink.

Direktur Ciputra Group Iskandar Witjaksono menuturkan, saat ini industri pergudangan cukup prospektif karena pemerintah getol membangun infrastruktur dan perbaikan logistik, sehingga pergudangan menjadi fasilitas penting.

Namun, menurutnya untuk saat ini salah satu hambatan sektor pergudangan adalah kesediaan lahan yang cocok, termasuk peruntukan yang tepat untuk pergudangan. Bahkan, bagi perusahaan perusahaan besar seperti Unilever memiliki gudang yang kriterianya lebih kompleks, seperti penggunaan tekonologi yang lebih canggih

Menurut Sales & marketing Director Olympic Development, Imelda Fransisca, lokasi Gudang Pintar strategis, karena dekat dengan pintu tol Jagorawi dan dilalui oleh rencana LRT Cawang-Bogor.

“Karena akses inilah yang menyebabkan nilai investasi akan berkembang di kawasan Gudang Pintar di Sentul. Potensi keuntungan hingga 50%, yield 6% – 8% dan capital gain di atas 20%,” ujar Imelda.

Tak kalah, PT Surya Semesta Perkasa juga memiliki portofolio di pergudangan. Setelah sukses mengembangkan sentra kompleks pergudangan Surya Balaraja dan Surya Kadu, kini PT Surya Semesta Perkasa, menghadirkan Surya Grand Cisoka (SGC), bangunan gudang plus rumah. Konsep ini merupakan bangunan gudang modern yang dikombinasi dengan tempat tinggal.

“Surya Grand Cisoka memang merupakan konsep baru di dunia properti nasional, dimana kita mengkombinasikan gudang yang modern dengan tempat tinggal. Ini sama halnya, konsumen membeli satu tempat usaha, namun mendapatkan bonus tempat tinggal 2 lantai,” kata Rita Megawati , Principal LJ Hooker Gading Serpong.MPI/RAG. MPI Dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui: https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia lebih praktis dan lebih ekonomis.

mpi-update.com