Tol Akses Tanjung Priok Tingkatkan Potensi JGC

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Beroperasinya jalan tol akses Tanjung Priok pada medio April 2017 lalu tentunya berdampak sangat positif untuk mengurai kemacetan di lokasi maupun mengurai kepadatan jalan tol dalamm kota. Selain dampak yang baik untuk lalu lintas, jalan tol sepanjang 11,4 km ini yang terhubung dengan jalan tol dalam kota dan jalan tol lingkar luar (JORR/370 ha) juga membawa dampak positif untuk township Jakarta Garden City (JGC), Cakung, Jakarta Timur.

Tol JGC - Tanjungpriok - Ancol - Bandara 1

“Lokasi jalan tol ini tepat berada di sebelah JGC sehingga semakin memudahkan akses ke kawasan ini melalui exit Cakung Timur. Dengan adanya jalan tol ini kami yakin JGC akan semakin digemari dan dipilih oleh masyarakat,” ujar Sami Miettinen, Managing Director, Urban Development PT Modern Realty Tbk, pengembang JGC, di Jakarta, Sabtu (22/4).

Jalan tol akses Tanjung Priok menjadi salah satu faktor penunjang pengembangan JGC dan sekitarannya. Terlebih di kawasan JGC pengembangan infrastruktur maupun fasilitasnya terus ditingkatkan untuk menunjang kualitas hidup penghuninya. Tidak bisa dipungkiri perkembangan JGC telah membuat kawasan Cakung dan sekitarnya juga ikut berkembang.

Terlebih lagi ke depannya JGC akan lebih berkembang dengan hadirnya pusat perbelanjaan AEON Mall yang saat ini tengah melakukan penyelesaian akhir (finishing). Targetnya, AEON Mall yang berdiri di atas lahan seluas 8,5 ha ini akan beroperasi pada bulan Oktober tahun ini dengan total luas bangunan mencapai 135 ribu m2.

Fasilitas lainnya yang juga akan melengkapi kawasan ini adalah segera dibangun Mayapada Hospital. Rumah sakit ini akan dibangun di atas lahan seluas 1,5 ha yang terdiri dari 6 lantai dengan luas bangunan mencapai 17.095 m2. Fasilitas yang saat ini sudah beroperasi di JGC antara lain club house, eco park seluas 1,2 ha, modern market, ballroom, Sekolah Global Mandiri, Golden Baby School, dan sebagainya.

“Makanya sekarang saat yang tepat untuk beli rumah khususnya di kawasan ini yang fasilitasnya terus berkembang. Harga rumah kami yang paling murah sudah Rp1,5 miliar dan yang terbesar Rp5 miliar. Kenaikannya mencapai 10 persen per tahun dan tahun 2018 mendatang kemungkinan kami tidak memasarkan rumah tapak lagi karena harga lahannya yang terlalu tinggi, jadi sekarang ini kesempatan yang sangat baik,” pungkas Sami.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me