Rumah Murah Jadi Penopang BTN

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Program pembangunan sejuta rumah menjadi penopang kinerja Bank BTN. Menurut Commercial Lending Director Bank BTN Onie Febrianto, saat ini market share Bank BTN dari penyaluran kredit untuk rumah subsidi mencapai 90 persen.

Ilustrasi

Ilustrasi

“Sebelum ada program sejuta rumah, penyaluran kredit Bank BTN sekitar 100 ribu per tahun. Tapi sejak ada program rumah murah penyaluran kredit Bank BTN jauh di atas itu dan terus meningkat. Program sejuta rumah ini telah menjadi penopang peningkatan bisnis Bank BTN,” ujar Onie pada acara diskusi di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Sejak  peluncuran program sejuta rumah April 2015 BTN sudah menyalurkan kredit untuk 474 ribu rumah. Tahun 2016 jumlahnya meningkat menjadi 595 ribu unit dan tahun ini target penyalurannya dinaikkan menjadi 667 ribu unit.

Onie menyebut sektor perumahan khususnya segmen rumah murah pasarnya lebih pasti dibanding segmen lebih atas. Segmen ini juga memberi keuntungan cukup bagus. Untuk wilayah penyalurannya paling besar di Jawa sebesar 59 persen, Sumatera 28 persen, disusul Kalimantan dan Sulawesi dengan porsi lebih kecil.

Sesuai data tersebut  potensi pasar yang dapat digarap BTN di luar Jawa masih cukup besar.  Untuk itu BTN akan mendukung penuh kebutuhan pembiayaan pengembang di luar Jawa terutama yang sudah menjalin kerjasama.  “Jadi segmen rumah murah bagi kami sudah terbukti karena beberapa tahun ini pertumbuhan kami ditopang oleh program sejuta rumah. Setiap ada kerjasama dengan instansi atau lembaga yang berminat beli rumah membludak, seperti kerja sama dengan ojek online Gojek, kantor-kantor BTN langsung penuh,” imbuhnya.

housing-estate.com