Kuota Rumah Subsidi di Babel Capai 3.000 Unit

Big Banner

Sungailiat – Ketua Asosiasi Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Agung Setiawan mengatakan, kuota rumah bersubsidi di wilayahnya mencapai 3.000 unit.

“Program sejuta unit rumah yang diluncurkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) memberikan dampak positif terhadap peningkatan sosial masyarakat,” kata Agung, di Sungailiat, Sabtu (6/5).

Untuk tahun 2017, wilayah Provinsi Kepulauan Babel mendapat kuota sebanyak 3.000 unit rumah yang tersebar di seluruh daerah. Proyek tersebut, lanjut dia, dikerjakan oleh sejumlah sejumlah pengembang.

“Dampak sosial dalam peningkatan ekonomi dapat terlihat dari masyarakat yang sebelumnya belum memiliki rumah cukup mudah mendapatkannya dengan nilai angguran yang terjangkau, penyerapan ribuan tenaga kerja termasuk ratusan pabrik meterial pendukung,” ujarnya.

Meskipun proyek ini dikerjakan oleh banyak pengembang, kata dia, termasuk Apersi yang melakukan pengembangan sebanyak 750 unit rumah dan sisanya dikerjakan oleh pengembang lain, namun teknis di lapangan tidak sampai terjadi suatu persaingan yang dapat saling merugikan.

“Volume rumah yang sudah ditetapkan sesuai ketentuan, pihak pengembang hanya mempunyai hak varian desain yang menarik agar diminati masyarakat, termasuk uang muka yang dapat ditentukan oleh masing-masing pengembang,” katanya.

Agung mengatakan, harga rumah subsidi yang ditawarkan untuk wilayah Provinsi Kepulauan Babel sudah ditetapkan sesuai standarisasi pemerintah yakni sebesar Rp 129 juta per unit rumah.

“Program rumah subsidi yang telah diluncurkan beberapa tahun lalu, terus berkembang dan diminati masyarakat yang memenuhi syarat untuk memilikinya,” kata Agung.

 

sas.call(“std”, {siteId:135920,// pageId:756194,// Page : ID_Beritasatu/beritasatu_megapolitanformatId: 44269,// Format : Video-Read 1x1target:”// Targeting});

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me