Kempupera Diminta Bangun Rusunawa di Lokasi TPA

Big Banner

Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) untuk membangun Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) bagi para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Rawa Kucing, Neglasari Kota Tangerang.

“Kami berharap Kempupera melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan dapat membantu kami untuk mewujudkan pembangunan rusunawa untuk para pemulung di TPA Rawa Kucing Kota Tengerang,” ujar Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah, saat melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Syarif Burhanuddin di kantor Kempupera, Jakarta, Rabu (5/5).

Menurut Arief, pembangunan rusunawa yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kempupera sangat membantu pemerintah daerah (Pemda) untuk menata wilayahnya.

“Apalagi banyak masyarakat kurang mampu yang bisa tinggal di Rusunawa dengan biaya sewa yang cukup murah dan terjangkau,” kata dia.

Lebih lanjut, Arief menerangkan, TPA Rawa Kucing yang berlokasi di daerah Neglasari mampu menampung sekitar 1.200 ton sampah per harinya. Di sana terdapat ratusan orang yang menggantungkan pekerjaan sehari-hari sebagai pemulung sampah yang dapat didaur ulang.

“Kami juga telah memprogramkan penataan kawasan TPA Rawa Kucing tersebut sehingga bisa bebas dari kesan jorok dengan penghijauan dan membuat tempat rekreasi bagi masyarakat. Di sana tinggal sekitar 100 Kepala Keluarga yang bekerja sebagai pemulung. Jadi daripada mereka tinggal di hunian yang kumuh dan khawatir ada longsor akibat sampah yang menumpuk kan lebih baik tinggal di Rusunawa,” harapnya.

Untuk mendorong terwujudnya rusunawa bagi para pemulung tersebut, pihak Pemkot Tangerang yang memiliki aset tanah seluas 35 hektare di TPA tersebut telah menyiapkan lahan seluas satu sampai dua hektar untuk lokasi pembangunan rusunawa.

“Kami yakin dengan rusunawa para pemulung di TPA Rawa Kucing juga akan terbantu untuk memiliki hunian yang layak. Mereka juga mampu untuk membayar sewa asalkan terjangkau,” katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kempupera, Syarif Burhanuddin, menyatakan, pihaknya siap untuk membantu pembangunan rusunawa asalkan targetnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Dengan demikian, tegasnya, rusunawa yang dibangun nantinya bisa segera dihuni oleh masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan hunian.

“Silakan saja segera ajukan permohonan bantuan pembangunan Rusunawa ke Kementerian PUPR disertai dengan target masyarakat yang akan menghuni hunian vertikal tersebut. Kami siap mendukung,” tandasnya.

sas.call(“std”, {siteId:135920,// pageId:756194,// Page : ID_Beritasatu/beritasatu_megapolitanformatId: 44269,// Format : Video-Read 1x1target:”// Targeting});

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me