Pusat Belanja Berkonsep Kreatif Bakal Menangkan Persaingan

Big Banner

Serpong – Pertumbuhan pusat perbelanjaan (mal) di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) semakin pesat dan berimbas kepada persaingan ketat untuk menarik pengunjung. Tentunya, dibutuhkan kreatifitas super untuk dapat memenangkan persaingan.

Direktur PT AMSL Indonesia, Alphonzus Widjaja, mengatakan, adanya moratorium pembangunan mal baru di Jakarta menjadi berkah tersendiri bagi para pemain dalam industri ini. Hal itu, lanjut dia, mendorong semakin banyak pengembang yang mendirikan pusat perbelanjaan di luar Jakarta, terutama di kawasan Tangsel.

“Selain itu, aturan tersebut membuat keberadaan mal juga semakin dekat dengan perumahan dan pelanggan. Pola seperti ini, telah lama dikembangkan di Singapura, Hong Kong, dan Jepang,” kata Alphonzus, di sela pembukaan AEON Mall Anime Matsuri, di Serpong, Tangsel, Jumat (5/5).

Dengan banyaknya pertumbuhan mal di luar Jakarta, lanjut Alphonzus, juga sangat baik karena tidak semakin membebani Jakarta, terutama dalam hal mengurangi kemacetan. “Ditambah lagi, pertumbuhan tersebut juga membuat penyebaran ekonomi diluar Jakarta semakin merata,” tambah dia.

Pada sisi lain, Alphonzuz mengatakan, pertumbuhan mal tersebut membuat persaingan antar pusat perbelanjaan semakin ketat. “Untuk itu, diperlukan konsep super kreatif agar dapat memenangkan persaingan, karena mal di kawasan Tangsel sendiri semakin banyak,” jelasnya.

Menurut Alphonzus, saat ini mal tidak hanya sekedar tempat belanja semata. Peran mal sekarang ini, kata dia, sangat multi fungsi dan sudah menjadi gaya hidup. Padahal, yang namanya gaya hidup tentunya mengalami perubahan yang sangat cepat dan dinamis.

“Mal yang diam saja dan tidak merespon perubahan gaya hidup akan ketinggalan dalam persaingan. Oleh karena itu, dibutuhkan konsep super kreatif bagi para pengelola mal,” tambahnya.

13 Juta Pengunjung

Marketing and Strategy Manager AEON Mall BSD City, Juanita Rustandi, menambahkan, traffic yang dicatatkan pusat perbelanjaan mereka pada tahun lalu terbilang luar biasa, yaitu mencapai 13 juta dalam satu tahun.

“Angka tersebut terus meningkat pada tahun ini. Bahkan, selama empat bulan pertama pada 2017, traffic tersebut telah mengalami peningkatan sebesar 30 persen,” kata dia.

Lebih lanjut, Juanita menambahkan, pihaknya optimistis angka traffic tesebut akan meningkat seiring dengan digelarnya kegiatan Anime Matsuri pada 5-21 Mei 2017, yang juga sekaligus untuk merayakan hari ulang tahun kedua AEON Mall BSD City.

“Dengan menggandeng Indonesian Comic Con (ICC), acara ini terdiri dari pameran berbagai macam anime, bertemu langsung dengan comic artist Indonesia yang sudah mendunia. Selain itu, acara ini akan dihadiri puluhan cosplayer dalam negeri dan mancanegara, seperti Liui Aquino asal Filipina,” tambahnya.

Menurut Juanita, Anime merupakan salah satu kultur pop Jepang yang telah mewabah ke berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia.

“Kami ingin memberikan dukungan kepada para generasi muda Indonesia yang tertarik dengan budaya pop culture Jepang, dengan berbagai kompetisi yang kami adakan, sambil tentunya dapat memberikan hiburan yang terbaik para customer setia kami,” pungkasnya.

sas.call(“std”, {siteId:135920,// pageId:756194,// Page : ID_Beritasatu/beritasatu_megapolitanformatId: 44269,// Format : Video-Read 1x1target:”// Targeting});