Meikarta, Kota Modern dengan Infrastruktur Terlengkap di Asia Tenggara

Big Banner

Jakarta – Kelompok usaha nasional Lippo membangun kota baru berskala internasional bernama “Meikarta” di jantung ekonomi Indonesia di koridor Jakarta-Bandung. Proyek senilai total Rp 278 triliun ini akan menciptakan kota modern yang lebih indah dari Jakarta dengan infrastruktur paling lengkap di Asia Tenggara.

Investasi Lippo di Cikarang tersebut merupakan yang terbesar selama 67 tahun berdirinya kelompok usaha ini. CEO Lippo Group James Riady menyatakan proyek ini menyerap 65.000 tenaga kerja.

“Pembiayaan pembangunan proyek kota baru ini berasal dari internal Lippo sendiri, serta dari kemitraan dengan asing,. seperti dari Jepang, Taiwan, Hong Kong, Singapura, dan Timur Tengah, seperti Qatar,” kata James Riady dalam jumpa pers yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (4/5).

Presiden Meikarta Ketut Budi Widjaja memaparkan, lokasi kota raksasa modern itu berada di jantung ekonomi Indonesia di koridor Jakarta-Bandung, dengan dikelilingi beberapa kota baru, seperti Lippo Cikarang, Jababeka, dan MM2100. Peluncuran penjualan Meikarta akan dilakukan secara resmi pada Sabtu, 13 Mei 2017.

Ia mengatakan, kawasan tersebut merupakan pusat industrialisasi Indonesia yang setiap tahun memproduksi lebih dari satu juta mobil, sepuluh juta motor, serta jutaan kulkas, TV, dan alat-alat rumah tangga. Ribuan perusahaan raksasa nasional dan multinasional membangun pabrik dan basis bisnisnya di koridor ini, dengan didukung ratusan ribu staf dan karyawan kantor serta jutaan pekerja. Perusahaan tersebut, antara lain, Astra, Honda, Toyota, Suzuki, Mitsubishi, Isuzu, Panasonic, Toshiba, Hankook, dan Samsung.

“Kota Meikarta berada di tengah-tengah koridor Jakarta-Bandung dan dikelilingi beberapa kota baru, seperti Lippo Cikarang dan Jababeka. Sekitar 60 persen ekonomi nasional berada di kawasan Jakarta-Botabek-Bandung, dengan 70 persennya berada di pusat Bekasi-Cikarang yang penduduknya mencapai 15 juta dalam 20 tahun ke depan. Berarti, di sinilah pusat perekonomian Indonesia,” kata Ketut dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (4/5).

Meikarta dan sekitarnya berpotensi nyata menjadi kota terpenting di Indonesia dan pusat industri manufaktur negeri ini, seperti Shenzhen yang merupakan pusat industri di Tiongkok. Pemerintah Indonesia pun sudah mulai bergerak cepat membangun beberapa infrastruktur penting di kawasan tersebut. Infrastruktur yang dibangun adalah bandara baru Kertajati International Airport senilai Rp 23 triliun, proyek kereta api cepat Jakarta-Bekasi-Cikarang-Bandung dengan investasi Rp 65 triliun, Patimban Deep Seaport senilai Rp 40 triliun, serta Tol Jakarta-Cikampek Elevated Highway senilai Rp 16 triliun.

Selain itu, lanjut Ketut, ada pembangunan APM Monorail yang menyatukan tujuh kota baru di sekitar Meikarta. “Ini pembangunan untuk menjadikan koridor Jakarta-Bekasi-Cikarang-Bandung sebagai Shenzhen-nya Indonesia dan pusat ekonomi terpenting di Tanah Air. Pemerintah mencukupi segala kebutuhan infrastruktur dasar menunjang pembangunan tersebut,” kata Ketut.

100 Gedung Pencakar Langit
Ketut menjelaskan, Meikarta sudah mulai membangun 250.000 perumahan di Cikarang dalam tahap pertama yang akan langsung menampung lebih dari satu juta komunitas perkotaan. Tahap pertama proyek akan diselesaikan dalam waktu sekitar tiga tahun.

Pembangunan Meikarta seluas 22 juta m2 tersebut sudah dirancang sejak 2014 dan pekerjaan fisik sudah dimulai sejak Januari 2016, dengan membangun sampai 100 gedung pencakar langit yang masing-masing memiliki 35-46 lantai.

Dalam kawasan Meikarta ini akan dibangun tujuh pusat perbelanjaan dengan luas total 1,5 juta m2, pusat kesehatan dan rumah sakit internasional, pusat keuangan internasional, 10 hotel internasional berbintang lima, perpustakaan nasional, opera theatre and art centre, 100 SD internasional dan sekolah nasional plus, 50 SMP, SMA nasional, dan internasional, serta tiga universitas nasional, pusat riset industri, international exhibition centre, dan Indonesian Silicon Valley. Kota ini juga akan dilengkapi innovative infrastructure & transportation, high tech CBD & research hub, business & commercial hub, green sustainable living, serta center for the arts, culture & education.

Sementara itu, harga pasar tanah di sekitar koridor Bekasi-Cikarang saat ini Rp 18 juta-20 juta per m2. Namun, Meikarta akan memberikan potongan harga besar-besaran 50 persen, dengan terobosan harga di bawah Rp 12,5 juta per m2 dan disertai dengan kredit pemilikan rumah/apartemen 20-25 tahun, dengan bunga dimulai dari 8,25 persen. Pembeli bisa membayar booking fee hanya Rp 2 juta dan selanjutnya uang muka sebesar 10 persen.

“Meikarta menjamin, ini investasi hunian terbaik di Asia Tenggara, dengan investasi masif di infrastruktur dan fasilitas yang dibangun. Kami senang mendapatkan dukungan pemda dan berkesempatan ikut membangun sesuatu yang unik bagi bangsa dan masyarakat kita,” imbuh Ketut.

Lippo Group merupakan salah satu kelompok usaha nasional terkemuka di Indonesia yang telah berbakti secara konsisten selama 67 tahun melalui 112.000 staf dan karyawan. Grup ini melayani lebih dari 60 juta nasabah dan pelanggan.

Menanggapi kehadiran proyek tersebut,  Presiden Lippo Group, Theo Sambuaga menyatakan,”Meikarta merupakan pembangunan bangsa yang memperhatikan peningkatan standar hidup yang baru. Kami bangga, tim kita sendiri mampu mempersembahkan konsep baru yang dinamis.”

Sementara itu, tokoh nasional Ginanjar Kartasasmita mengapresiasi terobosan baru yang dipelopori Lippo Group. Ia menyambut positif keberanian Lippo untuk melakukan investasi yang nilainya sangat besar itu.

Sedangkan pengamat ekonomi Didik Rachbini mengatakan proyek Lippo tersebut menciptakan lapangan kerja yang luas. “Di tengah kelesuan ekonomi global dan regional dan rendahnya semangat berinvestasi, Lippo sekali lagi hadir menciptakan ide-ide baru, serta ketekunan terus membangun di dalam negeri dan menciptakan lapangan kerja yang meluas,” ucapnya.

Harus Terintegrasi
Pada kesempatan terpisah, Senior Associate Director Colliers International Indonesia, Ferry Salanto mengatakan konsep pemasaran kawasan oleh developer saat ini memang harus komprehensif. Misalnya, pengembang juga membangun infrastruktur, menyediakan sarana perkantoran, sekolah, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan.

“Kalau mau jualan, ya pengembang harus bisa menyediakan sarana yang lengkap dan terintegrasi. Hukum supply create demand itu berlaku untuk pembangunan kawasan atau properti,” katanya.

Ferry menilai pembangunan kawasan kota baru Meikarta dapat berdampak positif dalam jangka panjang bagi masyarakat sekitar kawasan tersebut, misalnya berpeluang mendapatkan pekerjaan baru. Selain itu, berpotensi mengurangi kepadatan di Jakarta.

“Konsep pembangunan kota mandiri, seperti Meikarta, memang dibuat dengan infrastruktur dan sarana lengkap, sehingga masyarakat di sana mudah menjangkau fasilitas yang dibutuhkan, karena dekat. Permasalahan masyarakat saat ini adalah jauhnya jarak tempuh dan waktu tempuh yang lama untuk sampai kantor di Jakarta, atau sebaliknya pulang ke rumah,” paparnya.

Sedangkan konsultan senior Savills Consultants Indonesia, Anton Sitorus mengatakan pembangunan kawasan kota baru Meikarta bisa berdampak positif. Misalnya, dapat membuka lapangan kerja dan kegiatan padat karya, terutama pada masa pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut.

“Selain itu, kalau ada pembangunan rumah-rumah yang terjangkau juga di kawasan itu, saya kira bisa membantu masyarakat sekitar,” ujarnya.

sas.call(“std”, {siteId:135920,// pageId:756194,// Page : ID_Beritasatu/beritasatu_megapolitanformatId: 44269,// Format : Video-Read 1x1target:”// Targeting});