Jababeka Gandeng Perusahaan Tiongkok Kembangkan Pusat Teknologi di Cikarang

Big Banner

JAKARTA – PT Jababeka Tbk melalui anak usahanya PT Grahabuana Cikarang berencana menjadikan kawasan industri di Cikarang sebagai kawasan terpadu berteknologi. Rencana ini akan diwujudkan setelah Perseroan melakukan kesepakatan kerjasama dengan PT Zoomy Media Indonesia.

Diakui, meski berhasil mengembangkan beberapa kawasan industri, selama ini Jababeka dianggap belum maksimal dalam mengembangkan teknologi di areanya. Namun melalui kerjasama tersebut, Jababeka berambisi menjadikan Kawasan Industri Jababeka di Cikarang tak ubahnya Silicon Valley di Indonesia.

Seluruh perangkat teknologi, bahkan big data center perusahaan-perusahaan multinasional bakal dibangun di wilayah ini. Silikon Valley adalah kawasan di Amerika yang disebut sebagai ibu kota teknologi di dunia.

Presiden Direktur PT Grahabuana Cikarang Sutedja Sidarta Darmono mengatakan dalam mewujudkan rencana tersebut pihaknya akan menggandeng PT Zoomy, pasalnya perusahaan itu dianggap kredibel dalam menciptakan kawasan industri berbasis teknologi.

“Nantinya, jika pusat teknologi tersebut terbangun di Cikarang, maka sekitar 160 perusahaan atau industri yang beroperasi di kawasan Cikarang semakin berkambang,” harap Sutedja. Bahkan Suteja optimistis tidak hanya perusahaan existing di kawasan Cikarang saja yang bakal maju, namun bisnis star tup berbasis teknologi seperti e-commerce di kawasan tersebut juga berkembang.

“Kami ingin ciptakan ekosistem yang baik yang bisa akomodir keperluan IT dan e-commerce. Ini karena banyak sekali start up baru bermunculan di sana (Cikarang),” ujarnya di Jakarta, Rabu (10/5/2017).

Grahabuana bersama PT Zoomy lanjutnya, baru akan melakukan penjajakan terkait rencana kerjasama membangun industri teknologi di kawasan Cikarang. Nantinya hasil analisis bersama baru akan dituangkan dalam bentuk kerjasama yang baku.

Sutedja optimistis jika rencana membangun basis data center di Cikarang akan direspon baik oleh pasar. Sebab saat ini Cikarang dianggap sebagai kawasan industri strategis. Hal itu karena kawasan ini sudah tersedia infrastruktur yang memadai seiring dibangunnya sejumlah infrastuktur baru seperti tol elevated, Light Rapid Transit (LRT), Mass Rapid Transit (MRT) dan High Speed Train (HST) Jakarta – Bandung. Sehingga keberadaan infrastruktur ini nantinya akan memperkuat jika kawasan Cikarang layak menjadi pusat teknologi di Indonesia.

“Kita manfaatkan semua ini (infrastruktur) untuk bangun wadah baru. Kalau mau bikin Silicon Valley di Indonesia ya paling tepat di Cikarang karena infrastrukturnya paling bagus ada power plan-nya sendiri,” sambungnya.

Cikarang, kata Pria kelahiran 20 Mei 1981 ini, menjadi satu-satunya kawasan industri yang paling siap untuk menjadi kawasan big data center. Selain infrastrukturnya yang lengkap, kawasan ini juga menjadi wilayah jantung bagi industri di wilayah Jawa.

“Kami gandeng Zoomy (PT Zoomy) sebuah perusahan asal Tiongkok sebagai partner kami untuk eksplor kemungkinan ini,” pungkasnya.

sas.call(“std”, {siteId:135920,// pageId:756194,// Page : ID_Beritasatu/beritasatu_megapolitanformatId: 44269,// Format : Video-Read 1x1target:”// Targeting});

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me