Pendapatan di Atas Rp4 Juta pun Bakal Bisa Beli Rumah dengan Skema FLPP

Big Banner
Foto: Rumah123/iStock

Kalau selama ini rumah subsidi berlaku untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bergaji maksimal Rp4 juta, nantinya yang berpenghasilan di atas Rp4 juta pun bisa beli rumah subsidi. Kok bisa?

Tenang saja, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini sedang mengkaji perubahan kriteria batas atas penghasilan penerima KPR Subsidi.

Baca juga: Gini Cara Beli Hunian Pakai KPR Sejahtera FLPP!

Masyarakat yang berpenghasilan di atas Rp4 juta diupayakan juga bisa memanfaatkan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) atau KPR subsidi. Perubahan ini akan ditetapkan dalam skala nasional dan ditargetkan bisa rampung tahun ini.

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR, Lana Winayanti, pada acara 2nd Property & Mortgage Summit 2017 di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, Selasa (16/5), mengatakan, “Targetnya sih pengen cepat, kan harus kita bahas dulu. Ini kan baru usulan kita untuk beri peluang lebih besar bagi masyarakat untuk bisa akses rumah. Jalannya panjang, kita harapkan tahun ini bisa diimplementasikan.”

Baca juga: Pekerja Swasta Mendominasi Pembelian Rumah dengan FLPP

Untuk pembelian rumah subsidi, Kementerian PUPR masih mempelajarinya dari sisi penghasilan. Penghasilan pemohon KPR subsidi bisa merupakan joint income antara penghasilan suami dan istri.

“Rumusnya secara umum jadi penghasilan keluarga, bukan orang per orang. Jadi dilihat penghasilan suami-istri itu,” kata Lana lagi.

Baca juga: Pengen Ajukan KPR Sejahtera FLPP? Inilah Syaratnya!

Saat ini, besaran penghasilan maksimal untuk MBR adalah Rp4 juta per orang untuk rumah tapak. Menurutnya, masing-masing daerah punya kriteria yang tak sama dalam memanfaatkan KPR subsidi.

“Misalnya Papua kan sekarang pukul rata Rp4 juta, kemungkinan Papua naik Rp6 juta, Jabodetabek bisa Rp7 juta,” kata Lana.

Baca juga: Garap FLPP, Kementerian PUPR Gandeng Bank NTB

Klasifikasi penerima KPR subsidi nantinya ditetapkan ke dalam beberapa zona, serupa dengan penetapan upah minimum provinsi (UMP). “Mengenai KPR FLPP juga akan ditentukan di situ batasan maksimalnya,” ujar Lana.

Perluasan batas atas penghasilan penerima FLPP akan mendukung Program Sejuta Rumah yang digagas pemerintah. Nantinya hal ini akan semakin mempercepat target pencapaian program tersebut.

 

rumah123.com