Catat! Perbankan Diminta Perhatikan Hak-Hak Nasabah KPR

Big Banner

sas.setup({ domain: ‘http://adnetwork.adasiaholdings.com’, async: true, renderMode: 0});

sas.call(“std”, { siteId: 134986, // pageId: 749845, // Page : ID_Okezone/okezone_outstream formatId: 44269, // Format : Video-Read 1×1 target: ” // Targeting });

<a href=”http://adnetwork.adasiaholdings.com/ac?jump=1&nwid=2060&siteid=134986&pgname=okezone_outstream&fmtid=44269&visit=m&tmstp=[timestamp]&out=nonrich” target=”_blank”> <img src=”http://adnetwork.adasiaholdings.com/ac?out=nonrich&nwid=2060&siteid=134986&pgname=okezone_outstream&fmtid=44269&visit=m&tmstp=[timestamp]” border=”0″ alt=”” /></a>

JAKARTA – Menyadari sekelumit persoalan yang dihadapi dalam kredit pemilikan rumah (KPR) baik dari sisi pengembang, konsumen, maupun perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berniat memperkuat pengawasan pelaksanaan KPR.

“Kami juga perlu melakukan upaya pengawasan secara intensif terkait pelaksanaan KPR,” kata Deputi Direktur Direktorat Pelayanan Konsumen OJK Rela Ginting dalam diskusi ‘Property & Mortgage Summit 2017’ di Jakarta, Rabu (17/5/2017).

Selain memperkuat pengawasan, menurut dia, OJK juga berupaya mengajak para asosiasi terkait KPR untuk membuat standarisasi mengenai waktu pelaksanaan KPR.

Untuk pihak perbankan, dia juga mengatakan perlu adanya edukasi yang dilakukan terhadap pihak bank penyedia KPR. Dia juga meminta perbankan agar lebih memerhatikan hak-hak para konsumen pengguna KPR.

“Kalau dari sisi perbankan mungkin perlu dilakukan edukasi dan perlindungan konsumen,” lanjutnya.

Menurut dia, edukasi yang diberikan kepada pengguna KPR sangat penting, mengingat rumah merupakan salah satu kebutuhan paling mendasar bagi manusia. Oleh karena itu, kepemilikan rumah dengan fasilitas KPR perlu dipahami oleh masyarakat.

“Karena KPR ini biasanya orang banyak permasalahannya karena ini merupakan kebutuhan primer, perjuangannya luar biasa untuk mendapatkan itu. Tapi bisa dibayangkan kalau ternyata setelah kita menyisihkan sebagian besar penghasilan kita, ternyata rumahnya tidak selesai, suratnya tidak selesai,” tambah dia.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me