Adhi Karya Kembangkan Kawasan Superblok LRT City

Big Banner

Sentul – PT Adhi Karya (Persero) Tbk, melalui Departemen Transit Oriented Development (TOD) & Hotel sedang mengembangkan megaproyek kawasan Superblok dengan nama LRT City dengan investasi senilai Rp 12,8 Triliun.

GM Transit Oriented Development & Hotel PT AdhiKarya, Amrozi Hamidi, mengatakan, pengembangan properti superblok dengan konsep berbasis transportasi ini, karena melihat Jakarta sebagai salah satu kota megapolitan dengan jumlah penduduk paling padat di dunia. Dengan jumlah penduduk lebih dari 10 juta jiwa, menjadikan wilayah Jakarta sangat padat.

“Pembangunan sistem transportasi massal seperti LRT, diharapkan akan mampu mengubah kehidupan masyarakat Jakarta, dimana yang selama ini menggunakan sarana transportasi pribadi, berubah menggunakan sarana transportasi umum,” kata Amrozi disela acara Media Gahtering, di Marketing Gallery Royal Sentul, Kamis (18/5).

Layaknya sebuah kota megapolitan, Jakarta memerlukan konsep kawasan Transit Oriented Development (TOD) sebagai solusi kemacetan tersebut. Kawasan berbasis TOD diharapkan dapat menguntungkan masyarakat baik untuk hunian maupun komersial yang terintegrasi dengan sistem transportasi massal.

Menurutnya, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, melalui Departemen Transit Oriented Development (TOD) & Hotel memberikan solusi kepada masyarakat dengan menghadirkan LRT City. LRT City merupakan sebuah kawasan hunian dan komersial yang berlokasi di area yang terintegrasi dan terkoneksi langsung dengan sistem transportasi massal, salah satunya adalah Light Rail Transit (LRT) Jabodebek.

LRT City mengusung konsep Transit Oriented Development, dengan pendekatan pengembangan kota yang bersifat kompak, mengadopsi tata ruang campuran dan terpadu (mixed use), maksimalisasi penggunaan angkutan masal seperti LRT dan BRT yang dilengkapi dengan jaringan pejalan kaki dan sepeda.

“Kami melakukan perencanaan dengan pendekatan pengembangan berbasis transportasi atau Transit Oriented Development (TOD) yang menurut kami suatu kebutuhan bagi kota Megapolitan seperti Jakarta,” kata dia.

Kawasan hunian dan komersial terpadu yang terintegrasi dengan sistem transportasi massal (LRT, BRT) ini, akan menjadi solusi atas kehidupan masyarakat Jakarta yang semakin hari semakin terjebak dalam kemacetan.

“Kedepannya, akan ada 21 kawasan yang akan kami kembangkan,” tambah Amrozi.

Manager Biro PemasaranDepartemen TOD dan Hotel PT AdhiKarya, Djoko Santoso, mengatakan, Kehadiran LRT City, di beberapa titik jalur LRT, dengan posisi yang sangat strategis dan kemudahan aksesibilitas, yaitu satu titik dengan stasiun LRT (0 km LRT Station).

“Ibaratnya, hanya cukup dengan selangkah untuk ke LRT Station yang akan membawa kepusat bisnis di Jakarta. Kami optimistis LRT City mampu diserap pasar,” kata Djoko.

Kawasan LRT City yang dikembangkan oleh Adhi Karya ini terdiri dengan luas 16,9 hektare, terdiri dari Eastern Green Bekasi, kemudian ada di Royal Sentul Park Bogor seluas 14,8 hektare, seluas 5 ha di Gateway Park Jaticempaka, 0,4 ha di The Boutique Bekasi Barat, 1,2 ha di Cikoko of LRT City, serta 11,5 ha di Ciracas.

sas.call(“std”, {siteId:135920,// pageId:756194,// Page : ID_Beritasatu/beritasatu_megapolitanformatId: 44269,// Format : Video-Read 1x1target:”// Targeting});

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me