Ternyata Ga Sulit Kok Bagaimana Dapatkan KPR dari BPJS, Begini Caranya!

Big Banner
Ilustrasi (Rumah123/iStockphoto)

Buat kamu kaum pekerja dan ikut kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, kamu bisa memanfaatkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) lho.

KPR ini merupakan bagian dari manfaat layanan tambahan yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan kepada pesertanya.

Baca juga: Dukung Pasokan Perumahan Pekerja, BPJS Kucurkan Kredit Konstruksi

KPR terbagi dua yaitu untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan non MBR. Untuk MBR, pemberian KPR bisa mencapai 99 persen dari harga rumah. KPR untuk MBR ini ditetapkan untuk harga rumah maksimal seharga Rp140 juta.

Sedangkan, untuk non MBR, pembiayaan KPR mencapai 95 persen dari harga rumah. Harga maksimal rumah yang bisa dicicil melalui skema ini adalah Rp500 juta.

Baca juga: Wah, Mudahnya Developer Dapatkan Kredit Konstruksi dari BPJS

Peserta BPJS Ketenagakerjaan yang ingin mengajukan KPR ini tidak akan menjumpai persyaratan yang rumit. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Divisi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Irvansyah Utoh Banja kepada Rumah123 di Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan di kawasan Gatot Subroto, Jakarta beberapa waktu lalu.

“Syaratnya, peserta sudah menjadi peserta minimal selama 1 tahun, tertib administrasi. Segala kemudahan diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Kuncinya di sini adalah peserta harus bankable, harus memenuhi persyaratan dari bank,” ujar Utoh.

Baca juga: Buat Para Pekerja, Manfaatkan Dong KPR dari BPJS

“Yang menentukan dia lulus kredit itu perbankan, BPJS nggak ikut itu. Sebenarnya, prosesnya kayak kredit biasa, harus melalui bank terlebih dulu,” lanjut Utoh.

Utoh menjelaskan kalau sebenarnya proses pengajuan KPR melalui BPJS Ketenagakerjaan harus melalui bank terlebih dahulu. Saat ini, harus melalui BTN yang menjadi mitra BPJS.

Baca juga: Kredit Konstruksi BPJS Diharapkan Bisa Penuhi Pasokan Perumahan Pekerja

Pekerja hanya perlu mengajukan kredit ke BTN dengan memanfaatkan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan. Analis kredit perbankan akan memutuskan sang pemohon layak atau tidak menerima kredit.

Utoh melanjutkan pemohon tidak berhubungan dengan BPJS Ketenagakerjaan. Semua urusan ditangani oleh perbankan. Pihak bank akan melakukan verifikasi dengan BPJS Ketenagakerjaan. “Kalau si A tertib kepesertaan, tertib iuran, ya layak dapat pinjaman,” ujar Utoh.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me