Kota Swarnabumi Akan Jadi Pusat Hunian Baru di Cikunir

Big Banner

Bekasi – Pengembang PT Kopel Lahan Andalan (Kopelland) memulai tahapan pembangunan peletakan batu pertama (groundbreaking) Kota Swarnabumi Cikunir, Sabtu (20/5). Pengembang memilih lokasi pembangunan di wilayah Cikunir, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, yang berdekatan pintu tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) dan digadang-gadangkan menjadi kawasan yang mirip dengan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Apartemen ini diharapkan menjadi pilihan bagi orang muda, pasangan muda dan para pekerja yang membutuhkan akses tol dengan cepat.

“Kami memilih lokasi pembangunan Kota Swarnabumi Cikunir di pinggir tol ini dengan harapan, dalam jangka panjang dapat berpotensi menjadi sekelas dengan wilayah TB Simatupang baru di Kota Bekasi. TB Simatupangnya Bekasi,” ujar Direktur Utama PT Kopelland, Bogi Aditya, Sabtu (20/5).

Tidak hanya itu, pembangunan infrastruktur yang kini gencar dilakukan di timur Jakarta seperti ‎tol Priok-JORR, Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), Tol Jakarta-Cikampek II Elevated, kereta ringan light rail transit (LRT), serta kereta cepat Jakarta-Bandung, dalam beberapa tahun ke depan bisa diproyeksikan Kota Swarnabumi Cikunir ‎menjadi wilayah hunian dan tujuan kongkow pertama di wilayah Cikunir, Jatiasih.

Dia menjelaskan, pembangunan apartemen ini merupakan proyek pertama di Kota Bekasi. Sebelumnya, PT Kopelland membangun proyek di Bintaro, Tangerang hingga ke Surabaya, Jawa Timur.

Tahapan pembangunan Kota Swarnabumi Cikunir secara keseluruhan dibangun di atas lahan seluas 2,6 hektare yang akan dikembangkan menjadi 6 tower apartemen dan satu blok ruko yang akan dilengkapi dengan pusat kuliner, food street, yang pertama dan terbaik di kawasan Cikunir.

“Untuk tahap pertama saat ini pembangunan Tower A dengan 29 lantai,” katanya.

Bogi menjelaskan bahwa perizinan dan site management termasuk pekerjaan persiapan pondasi yang saat ini dimulai adalah hal yang sangat penting dalam pembangunan hunian vertikal. Saat inliseluruh perizinan pembangunan Kota Swarnabumi Cikunir telah rampung, ditandai dengan terbitnya Rekomendasi Teknis IMB dengan No.653/3918.DISTAKO/REKOM.|MB.1210/X|[/2016 dan No. Resi lMB 0284/April 2017. ‎

Semntara itu, Project Manager Kota Swarnabumi Cikunir,‎ Novia Arista, mengatakan pihaknya sempat mengatur ulang jadwal pelaksanaan pembangunan yang direncanakan pada akhir tahun 2016.

“Hal ini terkait dengan proses finalisasi perizinan yang harus kami tempuh untuk memastikan keberlangsungan pembangunan berjalan lancar. Saya akan mengawal progres pembangunan agar tepat waktu sehingga bisa sesuai dengan jadwal serahterima unit,” imbuhnya.

Saat ini telah dipasarkan Tower A yang terdiri dari 600 unit dengan harga berkisar Rp 300 juta. “Dalam rentang waktu enam bulan, ada kenaikan harga sekitar 5-10 persen per unitnya,” imbuh Bogi.

sas.call(“std”, {siteId:135920,// pageId:756194,// Page : ID_Beritasatu/beritasatu_megapolitanformatId: 44269,// Format : Video-Read 1x1target:”// Targeting});