Kemdag Optimistis Bisnis Bahan Bangunan Bakal Menggeliat

Big Banner

Serpong – Pasar properti dan infrastrutkur yang terus meningkat setiap tahunnya, berdampak positif terhadap bisnis bahan bangunan. Bahkan, bisnis ini terus mengalami pertumbuhan setiap tahunnya.

Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemdag), Arlinda, mengatakan, bisnis bahan baku berkelanjutan Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 3 persen dalam kurun waktu lima tahun terakhir, dengan nilai total ekspor sebesar US$ 2,29 juta.

“Ada lima negara yang menjadi lahan ekspor produk kita, Australia, Singapura, Tiongkok, Amerika Serikat, dan Jepang,” kata Arlinda, di sela pembukaan Indobuildtech 2017, di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (17/5).

Menurutnya, pada awal tahun, periode Januari-Februari, ekspor mengalami kenaikan sebesar 10,72 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Adapun nilai transaksi tercatat mencapai US$ 378 juta.

“Saya kira ini momentum, dampak menggeliatnya sektor pembangunan infrastruktur. Bahkan kami juga punya trade expo yang selalu mengalami kenaikan pengunjung dan eksibitor,” ujarnya.

Presiden Direktur PT Debindo-ITE, Effi Setiabudi, mengakui, pameran yang dilaksanakan sejak 2002 ini selalu alami peningkatan pengunjung. Bahkan lima hotel yang disediakan di sekitar tempat pameran, kamarnya terisi penuh. Animo ini sebanding dengan level dari pameran di atas lahan seluas 50.000 meter persegi (m2) ini, dan merupakan yang terbesar di Asia Tenggara.

“Ini pameran terbesar di Asia Tenggara. Hadir exibitor dalam dan luar negeri. Ada juga asosiasi dari dalam dan negeri serta 20 perwakilan negara asing. Hadir juga perwakilan 23 perguruan tinggi dan arsitektur dengan total 591 peserta,” ungkap Effi.

sas.call(“std”, {siteId:135920,// pageId:756194,// Page : ID_Beritasatu/beritasatu_megapolitanformatId: 44269,// Format : Video-Read 1x1target:”// Targeting});

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me